Beranda Kediri Raya Progres 99 Persen, Pemkab Kediri Ultimatum Kontraktor: Pasar Ngadiluwih Harus Rampung Maret...

Progres 99 Persen, Pemkab Kediri Ultimatum Kontraktor: Pasar Ngadiluwih Harus Rampung Maret 2026

28
Progres pembangunan Pasar Ngadiluwih capai 99 persen (Redaksi)

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Pemerintah Kabupaten Kediri tak ingin proyek strategis Pasar Ngadiluwih molor lebih lama. Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), pemkab terus mengawal ketat penyelesaian pembangunan pasar tersebut yang kini telah mencapai 99,01 persen.

Sisa pekerjaan hanya 0,89 persen. Namun, toleransi waktu pertama yang berakhir pada 29 Januari 2026 tak kunjung dipenuhi. Pemkab pun memberi kesempatan kedua sekaligus terakhir hingga 21 Maret 2026.

Sikap tegas juga dibarengi sanksi. Kontraktor pelaksana dikenai denda keterlambatan sebesar Rp23 juta per hari sesuai kontrak kerja.

“Kami minta percepatan. Kesempatan sampai 21 Maret ini tidak bisa ditawar lagi. Bahkan kami berharap bisa selesai lebih cepat,” tegas Kepala Disdagin Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, saat meninjau lokasi, kemarin.

Pekerjaan yang masih dikebut meliputi penyelesaian pagar pembatas pasar, selasar bangunan, fasad tengah, hingga area los tengah. Sebanyak 31 pekerja dikerahkan untuk menuntaskan pekerjaan di sejumlah titik krusial tersebut.

Pasar Ngadiluwih sendiri dirancang sebagai pasar tradisional dengan pengelolaan modern. Hasil uji coba menunjukkan instalasi air, sound system, hingga jaringan CCTV berfungsi optimal. Menariknya, sistem pengeras suara dibuat berbasis zona.

Sound system dipasang per los agar informasi tersampaikan jelas tanpa menggema ke seluruh area pasar,” jelas Tutik.

Dari sisi keamanan, pasar ini dilengkapi 22 unit CCTV yang memantau seluruh sudut area. Seluruh kamera terhubung ke ruang kendali terpusat di lantai dua kantor pasar untuk pemantauan aktivitas secara real-time.

Tak hanya mengedepankan fasilitas, Pasar Ngadiluwih juga sarat makna filosofis. Gerbang masuk sisi timur dinamai Gerbang Bismillah, dihiasi ornamen sosial, budaya, dan ekonomi yang melambangkan roda ekonomi masyarakat Kediri dalam menjemput rezeki. Sementara pintu keluar di sisi barat diberi nama Gerbang Alhamdulillah, sebagai simbol rasa syukur atas hasil usaha.

Dengan perpaduan konsep modern dan nilai filosofis tersebut, Pemkab Kediri optimistis Pasar Ngadiluwih akan menjadi pusat ekonomi yang aman, nyaman, dan membanggakan bagi masyarakat.(atc/adr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini