Beranda Nasional Psikolog: Kasus Anak Mengakhiri Hidup di NTT Tak Bisa Dilihat dari Faktor...

Psikolog: Kasus Anak Mengakhiri Hidup di NTT Tak Bisa Dilihat dari Faktor Ekonomi Semata

0
Surat yang ditinggalkan oleh Siswa SD yang dikabarkan hilang nyawa. (Foto. Warganet)

KEDIRI, KUBUS.ID – Kasus hilangnya nyawa seorang anak di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang nekat mengakhiri hidup setelah keinginannya dibelikan buku dan alat tulis tidak terpenuhi, menuai keprihatinan dari berbagai pihak.

Psikolog Kota Kediri, Vivi Rosdiana, menilai peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, secara mental korban diduga mengalami persoalan kompleks yang selama ini dipendam, sehingga kasus ini tidak bisa dilihat semata-mata dari faktor ekonomi keluarga.

“Secara usia, sangat tidak mungkin seorang anak mampu mengambil keputusan ekstrem untuk mengakhiri hidup. Bisa jadi persoalan yang dialami merupakan akumulasi masalah di lingkungan keluarga maupun di luar keluarga,” ujar Vivi.

Ia juga menekankan pentingnya memahami sumber inspirasi yang dapat memengaruhi anak hingga nekat melakukan tindakan tersebut. Sumber tersebut bisa berasal dari apa yang didengar, dilihat, atau dibaca, yang kemudian membentuk pemahaman keliru bahwa mengakhiri hidup merupakan jalan keluar dari permasalahan.

Lebih lanjut, Vivi menjelaskan bahwa pergulatan korban menghadapi masalah keluarga tanpa adanya penyelesaian dapat menjadi pemicu utama. Beban psikologis akibat kondisi keluarga yang miskin serta tanggungan saudara yang banyak berpotensi memicu emosi anak menjadi tidak stabil.

“Kemiskinan tidak hanya bisa memicu terjadinya kejahatan, tetapi juga dapat mendorong seseorang memilih mengakhiri hidup untuk keluar dari masalah. Jika hal ini terjadi pada anak di bawah umur, maka pemerintah harus memiliki awareness yang lebih tinggi terhadap persoalan kemiskinan,” tegasnya.

Kasus ini diharapkan menjadi momentum evaluasi bersama, khususnya dalam memperkuat perlindungan kesehatan mental anak serta penanganan masalah kemiskinan secara komprehensif. (eko)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini