KEDIRI, (KUBUS.ID) Kebersihan tempat ibadah menjadi prioritas utama menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan. Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Kediri berkolaborasi dengan Andika Media menggelar aksi nyata melalui Gerakan Resik-Resik Masjid yang dipusatkan di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Semampir, Kota Kediri. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua DMI Kota Kediri, KH Abubakar Abdul Jalil (Gus Ab). Usai seremonial pembukaan, puluhan relawan langsung bergerak cepat menyisir seluruh sudut masjid untuk memastikan kondisi rumah ibadah tersebut bersih dan suci.
Aksi bersih-bersih ini tidak hanya menyasar bagian utama masjid, namun dilakukan secara mendalam pada fasilitas penunjang lainnya. Para relawan berbagi tugas untuk membersihkan area sanitasi, seperti kamar mandi dan tempat wudhu disterilisasi. Mencuci perlengkapan shalat seperti karpet, sajadah, hingga mukena. Eksterior meliputi pembersihan halaman masjid dari sampah dan debu.
Ketua DMI Kota Kediri, KH Abubakar Abdul Jalil, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan pengingat bagi seluruh takmir dan jamaah mengenai pentingnya menjaga kebersihan masjid secara konsisten.
”Dengan kegiatan ini, kami menekankan betapa pentingnya masjid selalu dalam kondisi bersih, terlebih menjelang Ramadan 1447 H. Harapannya, seluruh masjid di Kota Kediri selalu bersih sehingga jamaah dapat menjalankan ibadah salat dengan nyaman dan khusyuk,” ujar Gus Ab.
Keberhasilan aksi ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai elemen. Relawan yang terjun dalam gerakan resik-resik ini berasal dari lintas sektor, mulai dari organisasi masyarakat (ormas), personil Polri, hingga masyarakat umum yang antusias bergotong-royong.
Program kolaboratif antara DMI Kota Kediri dan Andika Media ini diharapkan menjadi pemantik bagi masjid-masjid lain di wilayah Kota Kediri untuk melakukan aksi serupa secara mandiri, demi menyambut bulan penuh berkah dengan lingkungan yang asri dan bersih.(atc/ayu)
































