KEDIRI, (KUBUS.ID) – Menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan 1447 H, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati turun langsung ke Pasar Pahing, Selasa (10/2). Sidak itu untuk memastikan stok bahan pokok aman sekaligus menahan laju kenaikan harga.
Hasilnya, sejumlah komoditas bumbu dapur terpantau merangkak naik. Lonjakan paling tajam terjadi pada cabai.
“Harga cabai hari ini sudah menyentuh Rp90 ribu per kilogram. Kenaikannya cukup signifikan. Bawang juga mulai naik,” ujar wali kota yang akrab disapa Mbak Wali.
Menurut Mbak Wali, kenaikan harga dipicu faktor cuaca. Musim hujan ekstrem menyebabkan banyak petani mengalami gagal panen sehingga pasokan terganggu. Untuk meredam gejolak, Pemkot Kediri menyiapkan sejumlah langkah antisipatif, mulai dari pemantauan harga harian, penguatan koordinasi dengan produsen dan distributor, hingga menyiapkan operasi pasar murah jika lonjakan tak terkendali.
Tak hanya soal harga, sidak juga menyasar takaran minyak goreng kemasan. Dari empat merek berbeda yang diuji, satu produk ditemukan tidak sesuai label.
“Tadi kami cek empat sampel. Tiga aman, satu kurang 20 mililiter. Ini akan kami telusuri lagi dengan merek yang sama di lokasi lain,” tegasnya.
Pemkot Kediri, lanjut Mbak Wali, tak akan ragu bertindak jika ditemukan unsur kesengajaan. Distributor hingga produsen bisa dipanggil untuk dimintai klarifikasi, bahkan diproses hukum jika terbukti curang.
Menutup sidak, Mbak Wali mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.
“Belanja secukupnya sesuai kebutuhan. Pemerintah akan terus menjaga agar harga stabil dan stok aman,” pungkasnya.(atc/adr)

































