KUBUS.ID – Di tengah ritme hidup yang cepat, Ramadan mengajarkan kita untuk melambat. Slow living bukan berarti malas, melainkan menjalani hidup dengan lebih sadar dan penuh perhatian. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk itu.
Dengan jadwal yang berubah, kita belajar menyesuaikan ritme. Bangun lebih pagi, berbuka bersama, dan meluangkan waktu untuk ibadah. Semua ini menjadi momen untuk hadir sepenuhnya, bukan sekadar menjalani rutinitas.
Prinsip slow living di Ramadan:
- Fokus pada satu aktivitas dalam satu waktu
- Mengurangi multitasking berlebihan
- Memberi ruang istirahat yang cukup
- Menikmati momen kecil seperti sahur dan berbuka
Saat hidup dijalani lebih pelan, stres berkurang. Kita lebih sadar pada apa yang kita lakukan. Setiap ibadah terasa lebih khusyuk, setiap kebersamaan terasa lebih hangat.
Ramadan adalah undangan untuk melambat. Dalam kelambatan itu, kita menemukan kedamaian yang sering hilang di hari-hari biasa.





























