TULUNGAGUNG, (KUBUS.ID) – Operasional bus dan angkutan sekolah di Kabupaten Tulungagung tampaknya masih perlu optimalisasi. Data dari Dishub Kabupaten Tulungagung, jumlah mobil penumpang umum (MPU) yang dikerjasamakan utk kebutuhan mengangkut siswa sekolah masih perlu penambahan di tahun ini.
Kabid Angkutan dan Sarana Dishub Kabupaten Tulungagunh, Oki Sakti Nugrahajati mengungkapkan, rute bus sekolah di tahun ini masih sama dengan operasional di 2025 lalu. Untuk diketahui, di tahun ini Dishub mengoperasikan 9 armada bus sekolah untuk melayani 9 rute berbeda setiap harinya.
“Karena kita armada bus itu ada 10 totalnya. Tapi 9 yang rute, yang satunya untuk cadangan,” ungkapnya.
Di sisi lain, operasional MPU juga belum mengalami perubahan signifikan. Sebelumnya, Dishub mengoperasikan sebanyak 31 unit MPU untuk melayani antar-jempu siswa di tiga trayek dan sembilan rute.
Lalu, mulai pertengahan 2025 lalu, dinas mulai menambah dua unit MPU sehingga jumlah total MPU yang dioperasikan kini mencapai 33 unit.
Sayangnya, Oki menerangkan bahwa jumlah itu masih belum cukup ideal untuk menunjang kebutuhan antar-jemput siswa sekolah.
“Untuk tahun 2026, untuk rute MPU sekolah itu kan ada tiga trayek. Trayek Campurdarat-Tulungagung, trayek Sendang-Tulungagung, dan trayek Pagerwojo PP. Itu masing-masing trayek sekarang totalnya ada 33 (armada),” sebutnya.
Idealnya, ada penambahan masing-masing satu unit armada MPU di tiga trayek yang dimaksud. Artinya, dibutuhkansedikitnya tiga armada MPU tambahan untuk dioperasikan.
Sayangnya, rencana untuk menambah jumlah MPU di tahun ini tampaknya bakal sulit direalisasi. Alasannya, keterbatasan anggaran yang ada di pemkab menyebabkan pengajuan pengadaan melalui APBD belum bisa direalisasi.
“Kendalanya keterbatasan anggaran itu. Akhirnya kesediaan MPU itu mestinya kita tambah, akhirnya masih belum bisa kita tambah untuk armadanya,” ungkapnya.
Rencana pengajuan bantuan pengadaan ke pemerintah pusat dan pemerintah provinsi juga terganjal alasan yang sama. Maka dapat dipastikan tahun ini Pemkab Tulungagung belum dapat menambah jumlah armada MPU.(dit/adr)































