Beranda Kediri Raya Wisata Alternatif di JLS Menjamur, PAD Pariwisata Tulungagung 2025 Baru Capai 47...

Wisata Alternatif di JLS Menjamur, PAD Pariwisata Tulungagung 2025 Baru Capai 47 Persen

430
Salah satu destinasi wisata pantai di Tulungagung (Foto: Dok. Disbudpar Tulungagung)

TULUNGAGUNG, (KUBUS.ID) – Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Tulungagung tahun 2025 belum mencapai target. Salah satu faktor utama penyebabnya adalah makin terbukanya akses ke berbagai destinasi wisata alternatif melalui Jalur Lintas Selatan (JLS).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tulungagung, M Ardian Candra, menyebut target PAD pariwisata 2025 dipatok sekitar Rp 1,4 miliar. Hingga Desember 2025, realisasinya baru mencapai sekitar Rp 698 juta atau 47 persen dari target.

“Kendala untuk target belum terpenuhi yang pertama yang terkait dengan faktor akses. Dengan terhubungnya JLS yang sudah menghubung dari kabupaten lain, otomatis banyak pilihan dari pengunjung untuk menikmati wisata-wisata yang ada di sekitar jalur JLS,” bebernya.

Menurut Candra, kondisi ini tak lepas dari makin terbukanya akses transportasi di wilayah selatan. Utamanya JLS yang membuat terbukanya akses antarwilayah dan akses ke berbagai destinasi wisata makin terbuka.

Kondisi ini membuat pemkab realistis dalam penentuan target PAD di 2026 ini. Mantan sekretaris Satpol PP Kabupaten Tulungagung ini mengatakan, target PAD di tahun ini sama seperti tahun lalu, yaitu sekitar Rp 1,4 miliar.

Menurut dia, realisasi PAD sebesar 70 persen di akhir tahun ini dinilai cukup baik jika capaian pendapatan asli daerah dari sektor pelesir sebesar Rp 1,4 miliar sulit direalisasi.

“Kalau berkaca dari tahun-tahun sebelumnya dari targetnya antara 40 sampai dengan 60 persen target yang kita capai. Makanya target tahun ini kami usahakan sekitar 70 persen bisa dari target terpenuhi,” tandasnya. (dit/adr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini