Beranda Kediri Raya Wujudkan Ramadan Kondusif, Satresnarkoba Polres Kediri Gulung 26 Tersangka Narkoba dalam 20...

Wujudkan Ramadan Kondusif, Satresnarkoba Polres Kediri Gulung 26 Tersangka Narkoba dalam 20 Hari

0
Wujudkan Ramadan Kondusif, Satresnarkoba Polres Kediri Gulung 26 Tersangka Narkoba dalam 20 Hari (Redaksi)

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Menjelang Ramadan, Polres Kediri menunjukkan ketegasan dalam memberantas narkoba. Satresnarkoba Polres Kediri menggelar operasi selama 20 hari, sejak 28 Januari, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayahnya. Operasi ini menyasar pengedar maupun pengguna yang meresahkan warga.

Dalam konferensi pers di Aula Wicaksana Laghawa, Mapolres Kediri, Rabu (18/2/2026), Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji melalui Kasat Resnarkoba AKP Sujarno memaparkan hasil operasi yang masif tersebut.

“Kami berhasil mengungkap sebanyak 22 laporan polisi dengan total 26 tersangka. Dari jumlah tersebut, 19 orang teridentifikasi sebagai pengedar dan 7 orang sebagai pemakai,” urai AKP Sujarno.

​Secara rinci, kasus yang ditangani terbagi menjadi dua kategori besar:

​Tindak Pidana Narkotika: 11 kasus dengan 14 tersangka. ​Peredaran Obat Keras: 11 kasus dengan 12 tersangka. ​Barang Bukti Ratusan Gram Sabu dan Ribuan Pil. ​Petugas tidak hanya mengamankan para pelaku, tetapi juga menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan aktivitas peredaran narkoba skala besar. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan antara lain, ​Sabu-sabu: 280,56 gram. ​Pil Ekstasi: 5,95 gram.

​Pil Double L: 2.335 butir. ​Sarana Komunikasi: 23 unit handphone berbagai merek. ​Alat Pendukung: 7 timbangan digital, 5 buah bong (alat hisap), pipet kaca, dan korek api gas.

​Dari puluhan tersangka yang diringkus, lima di antaranya diketahui merupakan residivis atau pemain lama dalam kasus serupa. Hal ini menunjukkan ketegasan Polri dalam menindak pelaku yang berulang kali melanggar hukum.

​AKP Sujarno menegaskan bahwa operasi ini merupakan instruksi langsung dari Kapolres Kediri guna menciptakan suasana yang kondusif sebelum umat Muslim menjalankan ibadah puasa.

​Selain upaya penindakan (represif), Polres Kediri juga mengajak masyarakat untuk menjadi mitra kepolisian dalam memerangi narkoba. Sinergi antara aparat dan warga menjadi kunci utama untuk mempersempit ruang gerak para pengedar.

​“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan narkoba di lingkungannya. Mari kita jaga Kediri tetap bersih dari narkotika,” pungkas Kasat Resnarkoba. (atc/adr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini