KUBUS.ID – Sebuah balon udara nyaris memicu kebakaran di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 3 Blitar setelah tersangkut di atap gedung sekolah. Material balon yang mudah terbakar memicu api dan membakar sebagian plafon, namun kebakaran berhasil dikendalikan sebelum meluas.
Kapolsek Srengat Polres Blitar Kota, AKP Randhy Irawan, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan balon udara diduga dimainkan oleh anak-anak dan perlahan turun hingga tersangkut di atap gedung yang berbahan galvalume.
“Atap galvalume menjadi panas dan akhirnya membakar plafon di bagian dalam. Beruntung api tidak membesar,” jelasnya.
Api sempat dipadamkan secara manual oleh penjaga sekolah dan warga sekitar. Untuk memastikan api benar-benar padam, petugas pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi guna melakukan pembasahan. Akibat kejadian ini, kerusakan hanya berupa cat yang mengelupas dengan diameter sekitar setengah meter. Tidak ada korban jiwa, namun masyarakat diimbau untuk tidak lagi menerbangkan balon udara karena berpotensi membahayakan keselamatan. (ikj)

































