KEDIRI, (KUBUS.ID) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menunjukkan komitmen nyata dalam pengelolaan lingkungan dengan melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menekan volume sampah selama bulan Ramadan hingga libur Lebaran 2026. Upaya ini terbukti cukup efektif meskipun masih terjadi kenaikan volume sampah dibandingkan periode sebelumnya.
Selama periode Ramadan hingga libur Lebaran, DLH Kabupaten Kediri mencatat total volume sampah mencapai 3.734,6 ton, atau setara dengan rata-rata sekitar 125 ton per hari. Angka ini mengalami kenaikan sekitar 10,1 persen dibandingkan periode sebelumnya yang berada di kisaran 113 ton per hari.
Kepala DLH Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya preventif untuk menekan lonjakan sampah, khususnya melalui edukasi dan imbauan kepada masyarakat.
“Salah satu langkah yang kami lakukan adalah mengimbau masyarakat untuk membawa kotak makan sendiri serta menggunakan tumbler untuk minuman, guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” ujarnya.
Menurut Putut, upaya tersebut cukup memberikan dampak positif. Hal ini terlihat dari kenaikan volume sampah yang tidak terlalu signifikan meskipun aktivitas masyarakat meningkat selama Ramadan dan libur Lebaran.
Dari sisi jenis sampah, komposisi yang dihasilkan masih didominasi oleh sampah plastik, seperti kantong plastik dan kemasan minuman. Sumber utama sampah tersebut sebagian besar berasal dari aktivitas rumah tangga. Meski demikian, DLH Kabupaten Kediri menilai bahwa kesadaran masyarakat mulai tumbuh dalam mengurangi sampah, terutama dengan mulai beralih ke penggunaan wadah yang dapat digunakan kembali.
Ke depan, DLH Kabupaten Kediri akan terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pengelolaan sampah yang bijak. Diharapkan, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat semakin memperkuat upaya menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus menekan volume sampah secara berkelanjutan. (atc)
































