
KEDIRI, (KUBUS.ID) – Persik Kediri harus puas berbagi angka saat menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin sore. Bermain di hadapan 1.815 suporter setianya, tim berjuluk Macan Putih ini gagal mengamankan poin penuh setelah dipaksa mengakhiri laga dengan skor kacamata. Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat tuan rumah urung merayakan kemenangan.
Publik Stadion Brawijaya sebenarnya sempat bersorak pada menit ke-28 ketika Jose Enrique berhasil menggetarkan jala gawang lawan. Pemain asal Spanyol tersebut melepaskan sontekan terukur yang merobek jala Persijap, namun kegembiraan itu tidak bertahan lama karena wasit menganulir gol tersebut. Pengecekan VAR menilai pemain bernomor punggung 21 itu sudah terjebak dalam posisi offside sebelum menceploskan bola ke gawang.
Memasuki babak kedua, harapan untuk memecah kebuntuan kembali muncul pada menit ke-60 setelah Persik Kediri mendapatkan hadiah penalti. Wasit menunjuk titik putih usai pemain bertahan Persijap melakukan pelanggaran handsball di dalam kotak terlarang. Jose Enrique yang kembali dipercaya sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik karena tendangan kerasnya berhasil dibaca dan ditepis oleh kiper Persijap, Sendri Johansah, yang tampil gemilang sepanjang laga.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, mengakui bahwa jalannya pertandingan kali ini sangat berat bagi timnya. Menurutnya, faktor keberuntungan belum berpihak kepada Macan Putih mengingat banyaknya peluang emas yang terbuang sia-sia, termasuk gol yang dianulir dan kegagalan eksekusi penalti. Torres juga menyoroti kondisi tim yang sedang pincang karena banyak pemain inti yang terpaksa absen dalam laga krusial ini.
“Pertandingan ini cukup menyulitkan, kita kurang beruntung hanya dapat satu poin. Kita dapat gol yang dianulir dan satu penalti yang gagal,” ujar Marcos Reina Torres saat memberikan keterangan pers usai laga.
Menatap laga selanjutnya melawan Madura United, Torres meminta anak asuhnya untuk segera fokus melakukan pemulihan kondisi fisik. Ia berencana mempelajari gaya permainan lawan melalui rekaman pertandingan agar bisa menyiapkan strategi yang lebih matang. Pelatih asal Spanyol ini menegaskan bahwa dirinya mematok target tinggi, yakni menyapu bersih enam poin pada dua laga mendatang untuk memperbaiki posisi Persik Kediri di klasemen sementara. (nhd)






























