KUBUS.ID – Dulu, bekerja dianggap sebagai jalan utama menuju rasa aman. Selama punya pekerjaan, hidup akan baik-baik saja.
Namun hari ini, konsep itu mulai berubah.
Banyak orang sudah bekerja, bahkan bekerja keras, tapi tetap merasa tidak aman secara finansial maupun emosional.
Penghasilan ada, tapi tidak cukup untuk merasa tenang.
Pekerjaan ada, tapi tidak selalu stabil.
Usaha ada, tapi hasilnya tidak selalu pasti.
Quarter life crisis sering muncul ketika seseorang menyadari bahwa “bekerja” tidak lagi otomatis berarti “aman”.
Ini bukan hanya soal uang, tapi soal rasa kontrol terhadap hidup.
Beberapa hal yang memicu hilangnya rasa aman:
• ketidakpastian pekerjaan
• tekanan ekonomi yang meningkat
• kurangnya jaminan jangka panjang
• perubahan sistem kerja
Akibatnya, banyak orang merasa harus terus bekerja lebih keras hanya untuk mempertahankan posisi yang sebenarnya tidak benar-benar stabil.
Dan itu melelahkan.
Namun mungkin, rasa aman hari ini tidak lagi datang dari satu sumber. Bukan hanya dari pekerjaan, tapi dari kemampuan beradaptasi, belajar, dan bertahan di tengah perubahan.
































