KEDIRI, (KUBUS.ID) – Pemerintah Kabupaten Kediri menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak, melalui langkah cepat mengantisipasi potensi persebaran penyakit campak. Upaya ini diwujudkan melalui percepatan pelaksanaan vaksinasi measles rubella (MR) yang digencarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, capaian vaksinasi MR menunjukkan angka yang signifikan. Untuk MR tahap pertama (MR 1) tercatat sebanyak 1.467 balita telah mendapatkan imunisasi, sementara untuk MR tahap kedua (MR 2) mencapai 8.856 anak. Vaksin MR sendiri diberikan dalam dua tahap, yakni MR 1 pada usia 12 hingga 15 bulan, dan MR 2 pada usia 4 hingga 6 tahun.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Khotib, menegaskan bahwa percepatan imunisasi ini merupakan langkah strategis dalam menekan risiko penyebaran penyakit campak di wilayah Kabupaten Kediri.
“Sebagai bentuk antisipasi terhadap persebaran penyakit campak, kami mempercepat pelaksanaan imunisasi, khususnya bagi balita yang belum mendapatkan vaksin serta anak usia 4 hingga 6 tahun. Ini menjadi langkah penting untuk membangun kekebalan kelompok di masyarakat,” ujarnya.
Langkah proaktif yang dilakukan Pemkab Kediri ini juga menjadi bagian dari upaya preventif yang berkelanjutan, sekaligus memastikan seluruh anak mendapatkan perlindungan optimal dari penyakit menular yang berpotensi serius.
Dengan kolaborasi lintas sektor serta peran aktif masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kediri optimistis upaya percepatan vaksinasi ini mampu menekan angka kasus campak, sekaligus menciptakan generasi yang lebih sehat dan terlindungi di masa mendatang.(atc)
































