
KEDIRI, (KUBUS.ID) – Guna meningkatkan kompetensi Tim On Air dan Tim Bisnis, ANDIKA Media menggelar in-house training bersama Yayasan Pertakina Indonesia Sejahtera Abadi. Kegiatan tersebut digelar di ANDIKA Media Center, Jalan Semeru 243, Kota Kediri, Senin (2/3).
Pelatihan mengangkat topik cyber security aset digital, sebuah isu krusial di era yang serba digital saat ini. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi, keamanan siber menjadi aspek penting yang tidak bisa diabaikan, khususnya bagi industri media.
Melalui sesi ini, peserta dibekali pemahaman tentang potensi ancaman siber, langkah pencegahan, hingga strategi menjaga kredibilitas dan keamanan akun aset digitalnya. Harapannya, seluruh tim semakin adaptif, sigap, dan terlindungi dalam menjalankan aktivitas di dunia maya
Trainer dari Pertakina Indonesia, Ariesta Widaningrum, menyampaikan bahwa pemahaman cyber security yang baik sangat diperlukan untuk melindungi sistem, jaringan, program, serta data pribadi dari akses ilegal.
“Dengan pemahaman cyber security yang baik, sistem, jaringan, program, dan data pribadi akan lebih aman dari berbagai potensi ancaman maupun penyalahgunaan akses,” jelasnya.
Keamanan siber aset digital, lanjut Ariesta, sangat penting dilakukan demi melindungi data, jaringan, dan perangkat lunak dari serangan (phishing, malware, ransomware) untuk mencegah kebocoran informasi dan kerugian finansial.
“Serangan siber tidak selalu berbentuk peretasan besar. Kebocoran data, phishing, hingga pengambilalihan akun media sosial sering terjadi karena kelalaian kecil. Karena itu, literasi dan kewaspadaan tim menjadi kunci utama,” ujarnya.
Suasana diskusi berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait keamanan akun media sosial maupun pengelolaan data digital. Kegiatan semakin hidup dengan adanya sesi games seru yang dirancang untuk memperkuat pemahaman materi sekaligus membangun kekompakan tim.
Melalui pelatihan itu diharapkan seluruh tim semakin siap menghadapi tantangan dunia digital serta mampu menerapkan praktik keamanan siber secara optimal dalam aktivitas kerja sehari-hari.(far/adr)































