
KEDIRI, (KUBUS.ID) – Komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam memperhatikan kesejahteraan sosial warganya terus diperkuat. Pada Senin (02/03), Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, terjun langsung menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI kepada warga yang membutuhkan.
Penyaluran dilakukan secara door-to-door untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan melihat langsung kondisi para penerima manfaat. Beberapa warga yang dikunjungi antara lain Beta Wahyu (Kelurahan Ngadirejo) dan Kimberly (Kelurahan Setonopande) dari klaster disabilitas, serta Sukina (Kelurahan Pakunden) dari klaster lansia.
Dalam keterangannya, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali ini merinci bahwa bantuan pusat ini menyasar ratusan warga Kota Kediri yang masuk dalam kategori rentan.
”Hari ini kami menyalurkan bantuan ATENSI dari Kemensos. Total bantuan mencapai 516 juta rupiah untuk sekitar 215 penerima manfaat di Kota Kediri. Beberapa sudah disalurkan sebelumnya, dan hari ini kami antarkan langsung untuk tiga warga,” ujar Mbak Wali.
Bantuan itu mencakup berbagai kebutuhan dasar, mulai dari Perlengkapan Tidur: Kasur, bantal, dan guling. Kebutuhan Pokok: Beras, minyak goreng, dan sembako. Kebersihan: Peralatan mandi lengkap.
Mbak Wali menambahkan, penggantian perlengkapan tidur menjadi fokus karena kondisi fasilitas milik warga yang sudah tidak layak.
“Tadi saya lihat beberapa kasur penerima sudah lapuk. Dengan bantuan kasur baru ini, diharapkan kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat bisa meningkat,” imbuhnya.
Sementara Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Muttakin, menjelaskan bahwa proses penentuan penerima bantuan dilakukan melalui seleksi ketat oleh Kemensos RI berdasarkan usulan data dari pemerintah daerah. Detail Kriteria Penerima Bantuan ATENSI: Disabilitas, Lansia, Anak-anak dari Desil 1-5 (Data Terpadu), Kebutuhan Dasar dan Alat Bantu, Kelompok Rentan dan OD HIV Masyarakat Kurang Mampu, Nutrisi dan Perlengkapan Harian.
”Kami mengusulkan sekitar 1.000 data, dan setelah diverifikasi oleh pusat, sebanyak 215 orang memenuhi kriteria. Ini adalah bentuk sinergi nyata antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu terpenuhi melalui berbagai intervensi,” pungkas Imam.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga dan menjadi penyemangat bagi para penyandang disabilitas serta lansia di Kota Kediri untuk tetap berdaya. (atc)
































