London, (Kubus.ID) – Chelsea Football Club resmi memecat Enzo Maresca dari jabatan pelatih kepala, Kamis (1/1/2026). Keputusan itu diambil setelah hubungan internal antara pelatih asal Italia tersebut dengan manajemen dan pemilik klub kian memanas, meski Maresca baru menangani The Blues sejak 2024.
Pengumuman perpisahan disampaikan langsung melalui akun resmi Instagram klub.
“Chelsea Football Club dan pelatih kepala Enzo Maresca telah resmi mengakhiri kerja sama. Selama masa kepemimpinannya di klub, Enzo berhasil membawa tim meraih kesuksesan di Liga Conference dan Piala Dunia antar Klub,” tulis Chelsea di akun resmi Instagram klub.
Manajemen klub tetap mengapresiasi capaian Maresca selama menukangi tim London Barat itu.
“Pencapaian tersebut akan tetap menjadi bagian penting dalam sejarah klub ini dan kami mengucapkan terima kasih atas sumbangsih Maresca bagi Chelsea,” lanjut pernyataan tersebut.
Chelsea juga menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi menyelamatkan musim yang masih berjalan.
“Dengan sejumlah target penting yang masih dikejar di empat kompetisi, termasuk upaya lolos ke Liga Champions, Enzo dan pihak klub meyakini bahwa perubahan ini memberikan peluang terbaik bagi tim untuk mengembalikan musim ke jalur yang tepat,” tulis Chelsea.
Maresca ditunjuk sebagai pelatih Chelsea pada Juli 2024 dengan kontrak berdurasi lima tahun. Ia mencatatkan prestasi mentereng dengan mempersembahkan dua trofi bergengsi. Gelar pertama diraih pada Mei 2025 saat Chelsea menjuarai Liga Conference usai menaklukkan Real Betis 4-1 di final. Dua bulan berselang, Maresca kembali mengangkat trofi setelah membawa Chelsea menjuarai Piala Dunia Antarklub 2025 dengan kemenangan telak 3-0 atas Paris Saint-Germain.
Namun, periode manis itu runtuh setelah Chelsea terjebak dalam rentetan tujuh laga tanpa kemenangan di Liga Inggris. Situasi tersebut memicu rumor memburuknya relasi Maresca dengan jajaran petinggi klub, yang akhirnya berujung pada pemecatan.
Pasca-kepergian Maresca, Chelsea langsung bergerak cepat mencari pengganti. Nama pelatih RC Strasbourg, Liam Rosenior, mencuat sebagai kandidat terkuat. Laporan Sky Sport pada Kamis (1/1/2026) menempatkan Rosenior di posisi teratas daftar calon pelatih anyar Chelsea, meski beberapa nama lain masih dipertimbangkan.(adr)





























