KEDIRI, (KUBUS.ID) – Pemerintah Kota Kediri menggelar apel gabungan dan halal bi halal di Balai Kota Kediri, Senin (6/4/26). Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan perangkat di lingkungan Pemerintah Kota Kediri ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pasca-libur panjang.
Dalam arahannya, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menekankan pentingnya peningkatan profesionalitas, tanggung jawab, serta koordinasi lintas sektor. Hal ini menjadi kunci utama dalam merealisasikan visi dan misi mewujudkan Kota Kediri yang Mapan (Maju, Aman, dan Nyaman).
Vinanda menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi Kota Kediri ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, ia meminta seluruh instansi untuk membuang jauh ego sektoral demi efektivitas pelayanan publik.
“Saya minta seluruh jajaran untuk meningkatkan profesionalitas kerja dan rasa tanggung jawab. Perkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor agar visi Kota Kediri Mapan bisa segera terwujud. Hilangkan ego sektoral antar instansi supaya pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal dan keluhan warga dapat ditangani dengan lebih cepat,” ujar Vinanda.
Lebih lanjut, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali ini menyoroti tuntutan masyarakat akan sistem pemerintahan yang lebih adaptif. Ia mendorong agar setiap perangkat daerah terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga mudah diakses dan transparan.
“Tantangan di Kota Kediri semakin besar. Kita dituntut untuk terus berinovasi agar pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih cepat, mudah, dan transparan,” tegas Mbak Wali.
Meski demikian, suasana apel sempat diwarnai dengan pemberian sanksi teguran oleh Wali Kota kepada sejumlah perangkat desa dan ASN yang kedapatan terlambat mengikuti kegiatan tersebut. Vinanda berharap agar disiplin pegawai tetap terjaga dan perilaku ketidakteraturan waktu seperti itu tidak terulang kembali, mengingat disiplin merupakan modal dasar dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.(sof)
































