KEDIRI, (KUBUS.ID) – Senyum bahagia kini terlihat di wajah warga Dusun Templek, Kabupaten Kediri. Harapan mereka untuk mendapatkan air bersih yang layak akhirnya mulai terwujud. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), pembangunan sumur bor hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kediri dan Kodim 0809/Kediri membuahkan hasil.
Setelah proses pengeboran intensif hingga kedalaman sekitar 100 meter, air bersih mulai mengalir. Penantian panjang warga akan sumber air yang lebih layak pun perlahan terjawab.
Lokasi pengeboran ini memiliki cerita tersendiri. Menurut Kepala Dusun Templek, Asik, titik tersebut dulunya merupakan sumur tua peninggalan warga yang sudah lama terbengkalai.
“Dulu ini sumur tua peninggalan Mbah Wo. Sudah lama tidak dipakai, tempatnya rimbun, bahkan sempat jadi tempat pembuangan sampah,” kenang Asik saat ditemui di lokasi proyek.
Sumur lama itu hanya berkedalaman sekitar 6 hingga 8 meter. Karena terlalu dangkal dan berada dekat dengan sanitasi rumah tangga serta bekas timbunan sampah, airnya kerap keruh dan berbau. Melalui program TMMD, titik tersebut kini direvitalisasi secara menyeluruh.
Dengan pengeboran hingga kedalaman 100 meter, sumber air yang diambil berasal dari lapisan akuifer yang lebih dalam sehingga lebih terlindung dari kontaminasi permukaan. Air yang keluar terlihat jernih dan tidak berbau, dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan sanitasi serta konsumsi harian warga secara berkelanjutan.
Very Anggun, salah satu warga setempat, mengaku antusias melihat perkembangan proyek tersebut. Ia bersama warga lain kerap datang langsung untuk menyaksikan proses pembangunan.
“Airnya sekarang terlihat jernih. Ini benar-benar menjadi harapan baru bagi kami yang selama ini kesulitan air bersih,” ujarnya.
Meski air sudah mulai keluar, Satgas TMMD bersama tim teknis masih merampungkan sejumlah fasilitas pendukung. Saat ini progres pembangunan diperkirakan telah mencapai sekitar 70–75 persen.
Tahap berikutnya difokuskan pada penyelesaian instalasi pipa distribusi, pembangunan bak penampungan (tandon), serta penataan area sekitar sumur agar tetap higienis.
Pemerintah Kabupaten Kediri dan Kodim 0809 berharap sumur bor ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga mampu meningkatkan kesehatan masyarakat Dusun Templek melalui akses air bersih dan sanitasi yang lebih baik.(atc/adr)
































