Beranda Gaya Hidup Quarter Life Crisis dan Kehidupan yang Tidak Lagi Memiliki “Tujuan Akhir” yang...

Quarter Life Crisis dan Kehidupan yang Tidak Lagi Memiliki “Tujuan Akhir” yang Jelas

3

KUBUS.ID – Dulu, hidup terasa seperti perjalanan dengan garis akhir yang jelas. Ada tahapan yang bisa diikuti sekolah, bekerja, menikah, lalu mencapai stabilitas. Semua terlihat seperti urutan yang pasti.

Namun hari ini, banyak orang mulai menyadari bahwa “tujuan akhir” itu tidak lagi sejelas dulu.

Tidak ada satu garis finish yang benar-benar sama untuk semua orang. Bahkan, semakin dijalani, semakin terasa bahwa hidup bukan tentang mencapai satu titik tertentu, melainkan terus bergerak tanpa akhir yang benar-benar pasti.

Quarter life crisis sering muncul dari kesadaran ini.

Kita tumbuh dengan ekspektasi bahwa suatu saat kita akan “sampai” sampai di titik di mana semuanya terasa cukup, jelas, dan stabil. Tapi ketika fase itu tidak kunjung datang, muncul kebingungan yang sulit dijelaskan.

Beberapa hal yang sering dirasakan:
• merasa terus berjalan tanpa tahu akan berakhir di mana
• kebingungan menentukan tujuan jangka panjang
• kehilangan motivasi karena tidak ada “titik akhir” yang jelas
• perasaan bahwa apa pun yang dicapai selalu terasa kurang

Masalahnya bukan karena hidup tidak memiliki arah, tapi karena cara kita memahaminya yang masih menganggap hidup sebagai garis lurus.

Padahal mungkin, hidup lebih mirip perjalanan yang terbuka yang tidak selalu punya tujuan akhir, tapi tetap punya makna di setiap langkahnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini