KUBUS.ID – Puasa sering disalahpahami sebagai penyebab tubuh lemas dan kurang produktif. Padahal, jika dijalani dengan pola yang tepat, puasa justru membantu tubuh melakukan “reset alami”. Sistem pencernaan mendapat waktu istirahat, metabolisme menjadi lebih efisien, dan kadar gula darah cenderung lebih stabil dibanding pola makan yang tidak teratur.
Selama berpuasa, tubuh belajar menggunakan cadangan energi secara lebih optimal. Ketika asupan makanan berhenti sementara, tubuh beradaptasi dengan memanfaatkan simpanan energi. Proses ini tidak hanya membantu menjaga keseimbangan berat badan, tetapi juga melatih tubuh agar lebih fleksibel secara metabolik.
Namun, kunci utama tetap pada pengaturan pola hidup. Banyak orang merasa lemas bukan karena puasanya, tetapi karena kurang tidur, sahur yang tidak seimbang, atau berbuka berlebihan. Jika pola makan dan istirahat dijaga, tubuh justru terasa lebih ringan dan fokus meningkat.
Puasa juga melatih kesadaran terhadap tubuh. Kita menjadi lebih peka kapan merasa benar-benar lapar, kapan cukup, dan kapan harus berhenti. Kesadaran ini sering kali hilang dalam keseharian yang serba cepat.
Agar tetap sehat dan bugar selama puasa:
- Konsumsi sahur bergizi seimbang
- Hindari berbuka berlebihan
- Cukupi kebutuhan cairan
- Tetap lakukan aktivitas fisik ringan
- Tidur cukup dan berkualitas































