Beranda Nasional Harga Minyak Dunia Tembus Lebih 112 Dolar, Pemerintah Tahan Subsidi BBM Lewat...

Harga Minyak Dunia Tembus Lebih 112 Dolar, Pemerintah Tahan Subsidi BBM Lewat APBN

0
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. (Foto. Kanal YouTube CNBC Indonesia)

JAKARTA, (KUBUS.ID) – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ditegaskan berperan sebagai peredam gejolak ekonomi di tengah tekanan global. Pemerintah memanfaatkan instrumen fiskal tersebut untuk menjaga stabilitas harga energi di dalam negeri.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan tekanan kenaikan harga minyak dunia tidak akan langsung dibebankan kepada masyarakat. Menurutnya, kebijakan ini menjadi kunci agar aktivitas ekonomi tetap berjalan normal.

“Jadi masyarakat mesti ngerti juga bahwa APBN adalah meng-absorb shock seperti ini, sehingga masyarakat masih bisa melakukan bisnisnya, kegiatannya tanpa kenaikan beban yang berlebihan. Itu yang kadang-kadang dilupakan orang,” kata Purbaya dikutip dari ANTARA.

pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak akan mengalami kenaikan. Keputusan ini diambil meskipun harga minyak global saat ini telah melampaui 100 dolar AS per barel.

Ia menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk mencegah dampak berantai terhadap perekonomian nasional. Lonjakan harga energi yang langsung diteruskan dinilai berisiko memicu tekanan pada masyarakat.

“Tidak (BBM tidak naik). Jadi kita absorb tekanan terhadap perekonomian di APBN. Kalau kita lepaskan, nanti kayak negara-negara lain pada panik orang-orang,” ujar Purbayanya.

Pemerintah, lanjut dia, telah menghitung berbagai skenario perubahan harga energi dalam perencanaan anggaran tahunan. Perhitungan tersebut menjadi dasar dalam menentukan besaran subsidi yang dialokasikan.

“Kan subsidi kita diatur dihitung selama setahun penuh. Meskipun dengan harga sekarang pun kita sudah asumsikan seperti apa dampaknya ke APBN. Kita akan melakukan langkah-langkah entah penghematan, entah ini peningkatan pendapatan supaya APBN kita aman dan sampai sekarang hitungannya masih aman,” jelasnya.

Selain mengandalkan subsidi, pemerintah juga menyiapkan kombinasi kebijakan fiskal untuk menjaga kesehatan anggaran negara. Langkah tersebut mencakup pengendalian belanja serta optimalisasi penerimaan negara.

Kebijakan menjaga harga BBM subsidi ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mempertahankan daya beli masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. (far)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini