Beranda Kediri Raya Disperdagin Kota Kediri Pastikan Distribusi Pupuk Bersubsidi Tepat Sasaran Lewat Sidak KP3

Disperdagin Kota Kediri Pastikan Distribusi Pupuk Bersubsidi Tepat Sasaran Lewat Sidak KP3

1856

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam menjaga ketahanan sektor pertanian terus diperkuat melalui peran aktif Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin). Bersama Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3), Disperdagin Kota Kediri menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kios pupuk bersubsidi guna memastikan distribusi berjalan tepat sasaran.

Kepala Disperdagin Kota Kediri, M. Ridwan, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk pengawasan langsung di lapangan agar pupuk bersubsidi benar-benar diterima oleh petani yang berhak. Sidak juga menjadi instrumen penting dalam menjaga transparansi dan ketertiban rantai distribusi, mulai dari produsen hingga ke tingkat petani.

“Tujuan kami memastikan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran. Dari hasil pemantauan di beberapa kios, alhamdulillah tidak ditemukan kendala yang signifikan,” ujar Ridwan.

Menurutnya, pengawasan yang dilakukan Disperdagin tidak hanya sebatas pengecekan stok dan distribusi, tetapi juga memastikan tidak adanya praktik penyimpangan yang dapat merugikan petani. Upaya ini sekaligus menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam menjamin kebutuhan dasar sektor pertanian tetap terpenuhi.

Selain sidak, tim KP3 di bawah koordinasi Disperdagin Kota Kediri juga memberikan sosialisasi kepada petani serta pengelola kios terkait mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi. Edukasi ini dinilai penting agar seluruh pihak memahami alur distribusi dan meminimalisir potensi kesalahpahaman di lapangan.

Ridwan mengakui, keluhan terkait keterbatasan alokasi pupuk masih kerap disampaikan petani. Namun demikian, ia menegaskan bahwa secara umum distribusi tetap berjalan aman dan terkendali tanpa adanya penyimpangan berarti.

“Keluhan itu wajar karena kebutuhan petani seringkali lebih besar dari alokasi yang tersedia. Namun secara umum distribusi tetap aman,” jelasnya.

Disperdagin Kota Kediri juga memastikan ketersediaan pupuk di tingkat kios dalam kondisi aman, terutama menjelang musim tanam. Berdasarkan data distributor, hingga saat ini belum pernah terjadi kekosongan stok dalam jangka waktu yang panjang.

Kabar menggembirakan lainnya, harga pupuk bersubsidi menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan sejak akhir tahun lalu. Untuk pupuk jenis NPK misalnya, harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp2.350 per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp1.840 per kilogram.

“Penurunan harga ini tentu sangat membantu petani, meskipun alokasi per petani memang sedikit berkurang,” tegas Ridwan.

Lebih lanjut, Disperdagin mencatat bahwa penyaluran pupuk bersubsidi pada tahun 2026 mengalami perbaikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kemudahan dalam proses penebusan serta stabilitas harga menjadi faktor utama yang dirasakan langsung oleh para petani.

Meski demikian, Disperdagin Kota Kediri tetap mengimbau petani untuk menggunakan pupuk secara bijak dan sesuai kebutuhan. Penggunaan pupuk yang berlebihan tidak selalu berbanding lurus dengan peningkatan hasil panen.

Dengan pengawasan yang konsisten serta sinergi lintas sektor, Disperdagin Kota Kediri optimistis distribusi pupuk bersubsidi akan semakin tertib, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan petani.(atc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini