KUBUS.ID – Di masa sekarang, hampir tidak ada jarak yang benar-benar terasa. Kita bisa menghubungi siapa saja kapan saja. Melihat kabar orang lain setiap saat. Tidak ada lagi momen “tidak tahu” atau “menunggu”.
Semua terasa dekat. Terlalu dekat.
Namun justru karena itu, kita kehilangan satu hal yang dulu sangat manusiawi: rindu.
Rindu muncul dari jarak. Dari waktu yang tidak bisa kita percepat. Dari ketidakhadiran yang membuat kita menghargai kehadiran. Tapi ketika semua bisa diakses kapan saja, rasa itu perlahan menghilang.
Hubungan tetap ada, tapi tidak selalu terasa dalam.
Beberapa hal yang sering terjadi:
• komunikasi berlangsung terus, tapi tanpa kedalaman
• tidak ada rasa menunggu atau menantikan
• pertemuan terasa biasa saja
• emosi terasa singkat dan cepat berlalu
• hubungan kehilangan “rasa” yang dulu kuat
Rindu bukan sekadar perasaan.
Ia adalah ruang yang membuat hubungan menjadi berarti.
Tanpa rindu, semuanya terasa cepat.
Tanpa rindu, kita kehilangan makna dari kehadiran itu sendiri.
































