Beranda Kediri Raya Bupati Nganjuk Ungkap Persiapan Peresmian Museum Marsinah, Presiden Dijadwalkan Hadir di Nganjuk

Bupati Nganjuk Ungkap Persiapan Peresmian Museum Marsinah, Presiden Dijadwalkan Hadir di Nganjuk

2518
Bupati Marhean Djumadi bersama Wabup Tri Handy Saputra tabur bunga di makam Marsinah (Foto. Suarajatimpost)

NGANJUK (KUBUS.ID) — Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengungkapkan kesiapan daerahnya dalam menyambut agenda besar peresmian Museum Marsinah yang berlokasi di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.

Menurut Marhaen, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto direncanakan akan hadir langsung dalam peresmian tersebut pada bulan ini. Kepastian waktu kunjungan masih menunggu informasi lanjutan dari pihak presiden di Jakarta.

“Insya Allah bulan ini Presiden akan hadir di Nganjuk untuk meresmikan Museum Marsinah. Perkembangan terakhir nanti akan segera kami sampaikan,” ujar Marhaen saat mengudara di Radio ANDIKA pada Minggu, (03/05).

Ia menjelaskan, dalam kunjungan tersebut Presiden dijadwalkan memiliki tiga agenda utama, yakni di Museum Marsinah, rumah singgah Marsinah, serta mengunjungi patung dan makam Marsinah. Seluruh lokasi tersebut disebut sudah siap untuk dikunjungi.

Awalnya, agenda peresmian direncanakan berlangsung pada 2 Mei, namun mengalami penundaan agar persiapan dapat dilakukan lebih matang. Marhaen menegaskan masih ada beberapa hal yang menjadi perhatian dan terus disempurnakan sebelum hari pelaksanaan.

“Memang ada beberapa persiapan yang masih perlu dilengkapi, sehingga kami ingin memastikan semuanya benar-benar siap,” tambahnya.

Selain itu, Marhaen juga menjelaskan perjalanan panjang Marsinah hingga diusulkan sebagai Pahlawan Nasional. Usulan tersebut sebenarnya telah diajukan sejak 2022, namun saat itu belum mendapat tanggapan karena masih sebatas permohonan awal.

Momentum kembali menguat pada peringatan Hari Buruh tahun 2025. Usai kegiatan di makam Marsinah, muncul kembali usulan penetapan Pahlawan Nasional yang mendapat perhatian dari Presiden.

Proses kemudian berlanjut melalui pemenuhan berbagai persyaratan dan dokumen hingga akhirnya Marsinah resmi ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November 2025.

Peresmian museum ini diharapkan menjadi simbol penghormatan atas perjuangan Marsinah sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat tentang sejarah gerakan buruh di Indonesia. (far)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini