KUBUS.ID – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana secara langsung melepas keberangkatan 147 calon jemaah haji asal Kabupaten Kediri yang tergabung dalam kloter 112 menuju Tanah Suci. Pelepasan dilakukan dengan penuh khidmat disertai doa dan harapan agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
Kloter 112 merupakan kelompok terbang gabungan yang terdiri dari calon jemaah haji asal Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, dan Kabupaten Blitar. Menariknya, dalam kloter tersebut terdapat Marsiah (105), warga Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, yang tercatat sebagai calon jemaah haji tertua di Indonesia pada musim haji tahun ini.
Dalam kesempatan itu, Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito memberikan pesan khusus kepada seluruh jemaah agar senantiasa menjaga kekompakan dan saling membantu selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal penting untuk mendukung kelancaran ibadah, terutama bagi jemaah lanjut usia yang membutuhkan perhatian lebih.
“Saya berpesan kepada seluruh jemaah untuk saling membantu dan saling menjaga selama berada di Tanah Suci. Di Kloter 112 ini ada jemaah lanjut usia yang membutuhkan pendampingan, sehingga kebersamaan dan kepedulian antarjemaah sangat penting agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan baik,” ujar Hanindhito Himawan Pramana.
Selain mengingatkan pentingnya solidaritas antarsesama jemaah, Mas Dhito juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik selama berada di Arab Saudi. Mengingat cuaca dan aktivitas ibadah yang cukup padat, para jemaah diminta disiplin menjaga kesehatan, mengatur pola istirahat, serta mengikuti arahan petugas haji.
“Kesehatan harus menjadi perhatian utama. Jaga pola makan, cukup istirahat, dan ikuti petunjuk petugas agar ibadah dapat dijalankan dengan maksimal. Saya berharap seluruh jemaah selalu dalam kondisi sehat hingga kembali ke Kabupaten Kediri,” tambahnya.
Pada momen pelepasan tersebut, Mas Dhito juga menitipkan doa kepada para tamu Allah agar Kabupaten Kediri senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, dan kemajuan. Ia berharap doa-doa yang dipanjatkan di tempat-tempat mustajab dapat membawa kebaikan bagi masyarakat Kabupaten Kediri secara luas.
“Mohon doanya untuk Kabupaten Kediri agar selalu diberikan kedamaian, kemakmuran, serta dijauhkan dari berbagai musibah. Semoga daerah kita terus berkembang dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ungkapnya.
Keberangkatan kloter 112 menambah rangkaian pemberangkatan calon jemaah haji asal Kabupaten Kediri tahun ini. Pemerintah Kabupaten Kediri terus memberikan dukungan dan pelayanan terbaik guna memastikan seluruh proses pemberangkatan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga para jemaah tiba di embarkasi dan melanjutkan perjalanan menuju Tanah Suci.(atc/stm)































