Beranda Kediri Raya Antisipasi Kepadatan di Pusat Kota, Dishub Tulungagung Petakan Rekayasa Lalu Lintas Jelang...

Antisipasi Kepadatan di Pusat Kota, Dishub Tulungagung Petakan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Lebaran

1123

TULUNGAGUNG (KUBUS. ID) –  Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung mulai melakukan pemetaan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan menjelang masa mudik Lebaran 2026. Fokus utama dalam manajemen lalu lintas kali ini adalah memastikan kendaraan dari luar daerah tidak menumpuk di area pusat kota.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Tulungagung, Panji Putranto menjelaskan bahwa secara umum skema yang akan diterapkan masih merujuk pada evaluasi tahun-tahun sebelumnya. Kendaraan yang hanya melintas atau bersifat eksternal akan diarahkan untuk mengambil jalur alternatif guna meminimalisasi kepadatan di jantung kota.

“Manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk kendaraan-kendaraan yang mungkin melintas yang sifatnya itu eksternal-eksternal,” kata Panji saat dikonfirmasi mengenai kesiapan jalur mudik.

Salah satu titik krusial yang menjadi perhatian adalah arus kendaraan dari arah Surabaya menuju Trenggalek. Petugas akan melakukan pengalihan arus sejak di pintu masuk sisi utara Tulungagung agar kendaraan besar maupun kendaraan pribadi tidak masuk ke area pemukiman padat atau pusat pertokoan.

“Misalkan seperti dari Surabaya itu mau ke Trenggalek, kita belokkan dari simpang tiga traffic Ngujang belok ke kanan (hingga) simpang empat Karangrejo ke selatan. Supaya untuk mengurangi kepadatan penumpukan arus lalu lintas yang ada di kawasan kota,” bebernya.

Antisipasi juga dilakukan untuk kendaraan yang datang dari arah timur atau Blitar. Dishub telah menyiapkan skenario agar kendaraan tersebut tidak melewati tengah kota dengan mengarahkannya melalui simpang tiga Kromasan menuju Jembatan Ngujang 2.

“Alhamdulillah Dinas PUPR kan sudah melakukan pengaspalan di beberapa titik yang rusak. Itu salah satu contoh (pendukung kelancaran),” tambah Panji.

Terkait titik rawan macet yang sering menjadi sorotan, yakni kawasan Jembatan Lembu Peteng, Panji menegaskan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan jajaran Satlantas Polres Tulungagung. Kawasan tersebut memerlukan atensi khusus karena merupakan pertemuan arus dari berbagai arah yang sangat fluktuatif saat libur panjang.

“Nggih. Yang jelas nanti kita tetap koordinasi dengan Satlantas. Itu nanti apakah nanti kalau perlu dilaksanakan pemasangan pembatas di median jalan,” jelasnya.

Selain rekayasa fisik di lapangan, Dishub juga akan mengatur ulang durasi traffic light di sejumlah persimpangan. Pengaturan durasi lampu lalu lintas akan disesuaikan secara dinamis, terutama menambah durasi lampu hijau pada kaki simpang yang mengalami antrean panjang.

“Karena kalau dari Dishub sendiri juga pasti juga kita melaksanakan pengaturan waktu siklus di beberapa traffic light. Kita laksanakan penambahan waktu siklus yang warna hijau biasanya,” sebutnya. (dit/stm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini