Beranda Kediri Raya Delapan CJH Asal Tulungagung Belum Bertolak ke Tanah Suci, Satu Orang Terancam...

Delapan CJH Asal Tulungagung Belum Bertolak ke Tanah Suci, Satu Orang Terancam Gagal Berangkat Akibat Kondisi Kesehatan

3
Kepala Kantor Kemenag Tulungagung, Suryani. (Foto. Redaksi)

TULUNGAGUNG, (KUBUS.ID) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tulungagung mencatat ada delapan jemaah calon haji daerah setempat yang saat ini belum berangkat ke Tanah Suci. Sebanyak enam jemaah dipastikan sudah berada di Asrama Haji Sukolilo Surabaya dan siap bertolak dalam waktu dekat. Sedangkan dua jemaah lainnya yang merupakan pasangan suami istri masih tertahan akibat kendala kesehatan.

Kepala Kantor Kemenag Tulungagung, Suryani menjelaskan bahwa enam jemaah yang masuk dalam kloter 112 dalam kondisi sehat dan sudah dihantarkan ke Surabaya untuk persiapan keberangkatan menuju Arab Saudi. Namun, untuk dua jemaah asal Desa Sobontoro yang masuk dalam kloter 104, keberangkatannya terpaksa ditunda karena kondisi kesehatan sang suami sempat drop menjelang keberangkatan awal.

“Ada 6 orang yang kemarin sudah kita hantarkan ke Surabaya, bergabung di kloter 112. Kemudian ada 2 yang tertinggal kemarin dari kloter 104 karena waktu itu kondisi kesehatannya masih drop,” kata Suryani saat dikonfirmasi, Kamis (21/5).

Suryani menambahkan, kedua jemaah mandiri non-KBIH atas nama Faridil dan istrinya tersebut direncanakan akan dialihkan ke kloter pamungkas, yakni kloter 116 bersama jemaah asal Kabupaten Nganjuk. Meskipun demikian, kepastian keberangkatan jemaah tersebut masih harus menunggu hasil pemeriksaan final tim medis mengenai status istitaah atau kelayakan kesehatan mereka pada sore ini.

Menurut keterangan pihak Kemenag, kondisi kesehatan jemaah yang sakit itu terus mengalami fluktuasi sejak pagi hari, sehingga pemeriksaan ketat terus dilakukan. Apabila hasil evaluasi medis menyatakan statusnya tidak istitaah hingga batas akhir pemberangkatan kloter 116, maka keberangkatan sang suami dipastikan akan ditunda untuk musim haji tahun depan.

“Kalau tidak istitha’ah lagi ya tunda tahun depan yang satu orang yang sakit itu. Istrinya tadi sudah menyatakan kalau terpaksa suaminya tidak istitha’ah, nanti akan berangkat sendirian,” jelasnya.

Di sisi lain, mengenai perkembangan kondisi jemaah haji asal Tulungagung yang saat ini sudah berada di Arab Saudi, Suryani memastikan sebagian besar dari mereka dalam keadaan sehat walafiat. Berdasarkan laporan berkala dari petugas kloter di lapangan, para jemaah juga telah menyelesaikan rangkaian ibadah umrah wajib dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti.

“Alhamdulillah, informasi tadi siang saya terima lewat petugas kloter, ini hampir semuanya menyelesaikan ibadah umrah wajibnya,” ucap Suryani.

Mengingat cuaca di Arab Saudi saat ini sudah memasuki musim panas dengan suhu yang cukup ekstrem, Suryani meminta seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik demi kelancaran ibadah puncak haji pada awal bulan depan. Jemaah diimbau untuk selalu mematuhi arahan dari tim medis dan meminimalkan aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak.

“Ya imbauan saya kepada jemaah haji itu, ya harus memperbanyak minum air putih ya biar tidak dehidrasi. Kemudian kalau keluar ya pakai masker,” tandasnya. (dit)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini