Beranda Kediri Raya Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Pastikan Kesiapan TKA SMP 2026, Libatkan 10 Ribu...

Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Pastikan Kesiapan TKA SMP 2026, Libatkan 10 Ribu Lebih Siswa

1019

Blitar (KUBUS.ID) – Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar menyatakan kesiapan penuh dalam menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 16 April mendatang. Sebanyak 10.977 siswa dari sekolah negeri dan swasta dipastikan mengikuti ujian berbasis komputer ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Agus Santosa, merinci peserta terdiri dari 9.348 siswa asal 49 satuan pendidikan negeri dan 1.629 siswa dari 56 sekolah swasta. Pihaknya mengklaim seluruh peserta telah menjalani simulasi dan glasi bersih untuk mematangkan penguasaan teknis pengerjaan soal.

“Semua sudah diajarkan, mulai dari prosedur login hingga teknis pengerjaan soal pada sistem komputer. Kami pastikan siswa sudah siap secara teknis maupun mental,” ujar Agus Santosa dalam wawancara bersama Radio ANDIKA Kamis (2/4) siang.

Guna mengantisipasi kendala teknis, Dinas Pendidikan telah menjalin koordinasi intensif dengan penyedia layanan internet dan PLN. Langkah ini diambil untuk menjamin kestabilan jaringan dan pasokan listrik di seluruh titik lokasi ujian selama sepuluh hari pelaksanaan.

Adapun mata pelajaran yang diujikan fokus pada Matematika untuk mengukur kemampuan numerasi serta Bahasa Indonesia untuk literasi. Meski hasil TKA bukan menjadi syarat mutlak kelulusan, nilai yang diraih dapat menjadi salah satu pertimbangan siswa untuk melanjutkan jenjang studi berikutnya.

Agus menekankan bahwa pelaksanaan TKA tahun ini mengusung tagline “Jujur dan Gembira”. Ia mengimbau agar para siswa tidak merasa tertekan atau menganggap ujian ini sebagai beban yang menakutkan.

“Prinsipnya harus jujur agar hasilnya bisa menjadi bahan evaluasi pembelajaran yang akurat. Namun, anak-anak harus tetap gembira, jangan sampai merasa cemas atau khawatir berlebihan,” tegas Agus.

Integrasi antara kejujuran siswa dan kesiapan infrastruktur diharapkan mampu menghasilkan data evaluasi pendidikan yang objektif bagi Pemerintah Kabupaten Blitar, sekaligus menjadi tolok ukur kualitas literasi dan numerasi di tingkat menengah pertama. (nhd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini