Beranda Kediri Raya Disperdagin Kabupaten Kediri Intensifkan Monev, Pastikan Ketersediaan MinyaKita Tetap Terjaga

Disperdagin Kabupaten Kediri Intensifkan Monev, Pastikan Ketersediaan MinyaKita Tetap Terjaga

1061

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan kebutuhan pokok masyarakat. Salah satunya dengan menggelar monitoring dan evaluasi (monev) terkait ketersediaan minyak goreng bersubsidi merek MinyaKita di sejumlah pasar tradisional.

Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat atas isu kelangkaan MinyaKita yang sempat menjadi perhatian masyarakat. Disperdagin Kabupaten Kediri turun langsung ke lapangan untuk memastikan distribusi tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, menegaskan bahwa pihaknya secara konsisten melakukan pengawasan terhadap peredaran dan pasokan MinyaKita di wilayah Kabupaten Kediri.

“Monitoring dan evaluasi terus kami lakukan untuk memastikan distribusi minyak goreng MinyaKita tetap berjalan dan dapat diakses masyarakat. Selama bulan April ini, secara umum ketersediaan masih terjaga,” ujarnya.

Berdasarkan hasil monev terbaru, Disperdagin mencatat kondisi pasokan di sejumlah titik pasar. Di Pasar Pamenang dan toko anggota TPID, stok MinyaKita masih tersedia dan distribusi rutin dilakukan setiap hari Senin. Sementara di Pasar Kandangan, stok masih ada namun terbatas dan hanya tersedia di dua pedagang.

Adapun di Pasar Gringging, stok MinyaKita terpantau habis di tingkat pedagang. Meski demikian, ketersediaan masih dapat ditemukan di Kios Pangan Pare yang tetap memiliki stok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Tutik mengakui, meskipun ketersediaan secara umum masih aman, terdapat penurunan pasokan dari distributor untuk minyak goreng bersubsidi tersebut. Hal ini menjadi perhatian serius Disperdagin untuk terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna menjaga kelancaran distribusi.

“Kami terus berupaya memastikan distribusi tetap berjalan dengan baik. Koordinasi dengan distributor dan pemangku kepentingan lainnya juga terus kami lakukan agar pasokan kembali stabil di seluruh wilayah,” jelasnya.

Peran aktif Disperdagin Kabupaten Kediri dalam melakukan pengawasan, pemetaan stok, serta koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pasokan MinyaKita di tengah dinamika distribusi yang terjadi.

Melalui langkah proaktif ini, Disperdagin Kabupaten Kediri optimistis kebutuhan minyak goreng masyarakat tetap terpenuhi, sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang pokok di pasaran.(atc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini