KEDIRI, (KUBUS.ID) – Suasana Pendopo Panjalu Jayati tampak berbeda dari biasanya. Aroma kuliner khas Kediri dan deretan produk kreatif lokal memenuhi area Pondok Ramadhan dan Bazar Ramadhan Kabupaten Kediri. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito ini menjadi ruang bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan di bulan suci.
Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito—yang akrab disapa Mbak Cicha—menyebutkan bazar tahun ini diikuti 16 paguyuban UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Kediri. Kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari, mulai 9 hingga 13 Maret 2026.
Menurut Mbak Cicha, bazar ini tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga upaya mendorong geliat ekonomi pelaku usaha lokal.
“Harapannya masyarakat bisa mendapatkan produk berkualitas dengan harga terjangkau untuk kebutuhan Ramadhan. Di sisi lain, UMKM juga semakin bergerak dan berkembang,” ujar Mbak Cicha saat meninjau stan bazar.
Sementara itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito menegaskan komitmennya untuk memastikan kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM.
Menurutnya, lokasi bazar di pendopo yang strategis seharusnya mampu menarik banyak pengunjung. Ia bahkan memberikan perhatian khusus kepada dinas penyelenggara agar kegiatan ini berjalan optimal.
“Bazar di pendopo ini harus ramai dan produk UMKM bisa terjual. Jika tidak, tentu akan kami evaluasi penyelenggaraannya. Kita ingin kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pedagang,” tegas Mas Dhito.
Dalam pembukaan acara juga terdapat momen penuh apresiasi. Mas Dhito memberikan penghargaan kepada 10 anggota PKK tertua di Kabupaten Kediri sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka.
Apresiasi tersebut diwujudkan dengan memberikan kesempatan belanja gratis di seluruh stan bazar UMKM. Wajah bahagia tampak dari para anggota PKK senior saat memilih berbagai produk unggulan, mulai dari makanan ringan hingga kerajinan tangan.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan pelaku usaha, Bazar Ramadhan ini diharapkan tidak hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial serta menumbuhkan kebanggaan terhadap produk lokal Kediri.(atc/adr)
































