KEDIRI, (KUBUS.ID) – Puluhan petugas gabungan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin), Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Kota Kediri terus memperkuat pengawasan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi pasca penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang dilakukan pada Selasa (13/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kawasan tersebut tetap tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga ketertiban kawasan, petugas gabungan mendirikan posko pengawasan di Jalan Sam Ratulangi. Posko tersebut difungsikan untuk melakukan sosialisasi sekaligus pemantauan intensif terhadap kemungkinan adanya PKL yang kembali berjualan di area tersebut.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri Muhammad Ridwan menegaskan, pengawasan dilakukan secara penuh selama 24 jam oleh petugas gabungan dari berbagai instansi. Upaya itu menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga ketertiban lalu lintas dan fungsi fasilitas umum di kawasan Jalan Sam Ratulangi.
“Pengawasan dilakukan selama 24 jam sebagai langkah antisipasi apabila ada PKL yang kembali berjualan di Jalan Sam Ratulangi. Pengawasan ini akan terus dilakukan hingga beberapa minggu ke depan,” ujar Muhammad Ridwan.
Peran aktif petugas gabungan di lapangan dinilai sangat penting dalam menjaga hasil penataan kawasan tetap berjalan optimal. Selain melakukan pemantauan, para petugas juga terus memberikan pendekatan persuasif kepada para pedagang agar tetap menempati lokasi relokasi yang telah disediakan pemerintah.
Sejauh ini, tercatat sebanyak 60 PKL telah menempati Pasar Setono Betek Kota Kediri. Relokasi tersebut diharapkan menjadi solusi yang mampu menjaga aktivitas ekonomi pedagang tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban umum.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh petugas gabungan, Pemerintah Kota Kediri berharap Jalan Sam Ratulangi tidak lagi mengalami kemacetan akibat aktivitas PKL di badan jalan. Selain itu, trotoar di kawasan tersebut juga dapat kembali dimanfaatkan sesuai fungsinya sebagai jalur aman bagi pejalan kaki.
“Harapannya kawasan Jalan Sam Ratulangi menjadi lebih tertata, arus lalu lintas lancar, dan masyarakat bisa kembali nyaman menggunakan trotoar,” pungkasnya.(sof)































