
TULUNGAGUNG, (KUBUS.ID) – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tulungagung mulai memetakan skala prioritas pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor olahraga prestasi pada tahun ini. Selain hibah ke KONI, dinas juga memetakan kebutuhan revitalisasi Stadion Rejoagung di tahun ini.
Kepala Dispora Kabupaten Tulungagung, Achmad Mugiyono mengungkapkan bahwa seluruh alokasi anggaran untuk olahraga prestasi di lingkup daerah dialokasikan dalam bentuk hibah kepada KONI. Dana segar tersebut diharapkan mampu menggerakkan 42 cabang olahraga (cabor) yang ada di bawah naungan KONI Tulungagung agar lebih produktif.
“KONI tahun ini mendapatkan hibah Rp 5,5 miliar,” jelas pria yang akrab disapa Mamad ini.
Selain urusan prestasi, perhatian Dispora kini tertuju pada rencana revitalisasi Stadion Rejoagung. Hingga saat ini, proses perencanaan teknis atau Detailed Engineering Design (DED) sudah rampung. Namun, melihat besarnya estimasi dana yang diperlukan, Mamad mengakui bahwa pihaknya harus memutar otak agar proyek tersebut tidak membebani APBD secara berlebihan.
“Dibutuhkan sekitar Rp 32 miliar. Total itu untuk stadion dan area parkirnya,” terangnya.
Mamad merinci, konsep revitalisasi nantinya tidak akan mengubah struktur lama secara total, melainkan lebih fokus pada peningkatan kualitas fasilitas inti.
Hal itu meliputi perbaikan rumput lapangan, penyediaan arena jogging, hingga penataan area parkir di bagian luar stadion. Mengingat tingginya biaya yang dibutuhkan, koordinasi lintas sektoral terus diperkuat.
“Tentunya kalau di-support semua dari APBD masih kurang. Saya masih berupaya untuk mengajukan ke Bappenas dan Kemenpora,” bebernya. (dit)
































