Beranda Nasional Seskab Teddy: Presiden Prabowo Akan Sholat Idul Adha di Paris, Prancis

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Akan Sholat Idul Adha di Paris, Prancis

32
Presiden Prabowo Subianto Akan Salat Idul Adha di Wisma KBRI Paris Bersama WNI. (Foto. Kanal YouTube Sekretariat Presiden)

PARIS, (KUBUS.ID) – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melaksanakan salat Idul Adha 1447 Hijriah di Wisma KBRI Paris, Prancis, pada Rabu (27/6). Kepala Negara bakal melaksanakan salat ied bersama warga negara Indonesia (WNI) sebelum memulai rangkaian kegiatan resmi kenegaraan di negara tersebut.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, mengatakan Presiden juga akan bersilaturahmi dengan masyarakat Indonesia yang berada di Paris.

“Presiden Prabowo dijadwalkan akan melaksanakan shalat Idul Adha dan silahturahmi dengan WNI di Wisma KBRI Paris,” kata Teddy dalam keterangannya, Selasa (26/5).

Prabowo diketahui tiba di Bandara Orly, Paris, Republik Prancis, pada Selasa (26/5) sekitar pukul 09.50 waktu setempat. Kedatangan tersebut menandai dimulainya kunjungan resmi kenegaraan Presiden ke Prancis.

Menurut Teddy, agenda lawatan tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak tahun lalu, namun sempat mengalami beberapa kali perubahan jadwal.

“Ketibaan ini menandai dimulainya rangkaian state visit (kunjungan resmi kenegaraan) Presiden Prabowo di Prancis, yang undangannya telah diagendakan sejak tahun lalu dan sempat mengalami beberapa kali penjadwalan ulang,” jelasnya.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat mempererat hubungan strategis Indonesia dan Prancis. Saat ini, kedua negara disebut telah menjalin berbagai kerja sama penting di sejumlah sektor.

“Saat ini, Indonesia memiliki banyak kerja sama super strategis dengan Perancis, dan state visit ini diharapkan makin memperkuat posisi Indonesia di Eropa, khususnya Perancis,” ujarnya.

Selain itu, Teddy menilai hubungan bilateral Indonesia dan Prancis memiliki posisi strategis dalam konektivitas global, khususnya antara kawasan Eropa dan Asia Tenggara.

“Indonesia menjadi salah satu gerbang utama hubungan Eropa ke Asia, sementara Perancis merupakan gerbang penting bagi hubungan Asia, khususnya Asia Tenggara, menuju kawasan Eropa,” pungkasnya. (KOMPAS/far)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini