KEDIRI,(KUBUS.ID) — Rangkaian gelaran olahraga lari “Pare Bhayangkara Run 2026” resmi dimulai akhir pekan ini. Menjelang puncak acara yang akan berlangsung pada Minggu nanti, panitia menjadwalkan pengambilan paket lomba (racepack) bagi para peserta pada Sabtu, 20 Juni 2026. Proses pengambilan ini akan dilayani mulai pukul 08.00 WIB hingga 19.00 WIB bertempat di Aula Mapolres Kediri.
Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, saat mengudara di Radio ANDIKA menyatakan bahwa mekanisme verifikasi dokumen dilakukan sepenuhnya secara digital untuk mempercepat antrean dan menghindari penumpukan massa.
“Besok mulai jam 8 pagi sampai 19.00 pengambilan racepack, dengan scan barcode yang sudah diterima peserta saat registrasi di aula Mapolres Kediri,” kata AKBP Bramastyo.
Terkait pelaksanaan lomba, Kapolres mengimbau seluruh pelari untuk menjaga kondisi fisik serta memastikan kelengkapan atribut demi keselamatan dan kenyamanan selama berkompetisi. Salah satu hal krusial yang wajib diperhatikan oleh 1.300 peserta terdaftar adalah penggunaan nomor dada atau BIB yang memuat teknologi pelacak waktu.
“Pesannya istirahat yang cukup, periksa racepack termasuk kewajiban menggunakan BIB karena ada chip untuk merecord waktu dari start sampai finish,” tegas Kapolres Kediri.
Untuk menjamin keselamatan para pelari yang datang dari berbagai daerah seperti Surabaya, Malang, Blitar, hingga Jakarta dan Bandung, Polres Kediri telah menyiagakan fasilitas kesehatan yang ketat di sepanjang rute 5,3 kilometer. Pihak panitia memastikan bahwa tim medis beserta peralatan pendukung akan disiagakan secara berkala.
“Peralatan medis, tim medis kami siagakan per 1 kilometer dari total 5,3 kilometer jarak tempuh,” tambah AKBP Bramastyo.
Ajang Pare Bhayangkara Run 2026 kali ini juga menawarkan daya tarik tersendiri karena jalurnya dirancang melintasi kawasan ikonik sepanjang 3 kilometer di dalam Kampung Inggris Pare, yang sebagian pesertanya juga merupakan pelajar kursus setempat. Pihak panitia pun telah menyiapkan titik hidrasi di lokasi yang strategis.
“Water station di kilometer 3,4 pas di tulisan ikon Kampung Inggris,” ujarnya.
Guna mendukung kelancaran acara tersebut, Polres Kediri bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kediri untuk memberlakukan rekayasa lalu lintas dan penutupan jalan secara bertahap. Penutupan awal dimulai pada Sabtu malam pukul 22.00 WIB dari Simpang Jalan Bhayangkara hingga Simpang Satlantas di Jalan PB Sudirman untuk pemasangan infrastruktur lomba.
“Sabtu 22.00 sementara ditutup untuk pemasangan Gate Start/Finish dan barrier gate,” papar AKBP Bramastyo.
Selanjutnya pada hari pelaksanaan, Minggu sejak pukul 05.00 WIB, pengalihan arus penuh akan diberlakukan di Simpang Masjid An-Nur, di mana hanya peserta lari yang diperbolehkan melintasi Jalan PB Sudirman, sedangkan kegiatan Car Free Day (CFD) di sekitarnya dipastikan tetap berjalan normal.
AKBP Bramastyo menambahkan panitia sudah bersiap di lokasi sejak pukul 04.30 WIB dan pintu masuk area (open gate) bagi peserta dibuka mulai pukul 05.15 WIB menuju kantong-kantong parkir di sekitaran Polres Kediri, sebelum akhirnya pelari dilepas (flag off) tepat pada pukul 06.00 WIB. (nhd)































