Beranda Olah Raga Spanyol Kembali ke Puncak Dunia, Tundukkan Argentina 1-0 di Final Piala Dunia...

Spanyol Kembali ke Puncak Dunia, Tundukkan Argentina 1-0 di Final Piala Dunia 2026

4625
Spanyol juara Piala Dunia 2026. (fifa.com)

New York (KUBUS.ID) – Timnas Spanyol kembali mengukir sejarah dengan menjuarai Piala Dunia FIFA 2026 usai mengalahkan juara bertahan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada final yang digelar di MetLife Stadium, New York, Amerika Serikat, Minggu (19/7) waktu setempat. Gelar tersebut menjadi trofi Piala Dunia kedua bagi La Roja setelah terakhir kali mengangkat trofi pada edisi 2010 di Afrika Selatan.

Kemenangan Spanyol ditentukan oleh Ferran Torres pada menit ke-106. Penyerang berusia 26 tahun itu memanfaatkan bola hasil sundulan Nico Williams yang menyambut umpan silang Pedro Porro. Torres langsung melepaskan tendangan keras ke sudut atas gawang yang tidak mampu dijangkau kiper Argentina, Emiliano Martinez.

Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol tampil lebih dominan. Tim asuhan Luis de la Fuente menguasai penguasaan bola, mengatur tempo permainan, dan terus menekan pertahanan Argentina. Peluang pertama hadir pada menit kelima ketika Lamine Yamal menerima umpan Dani Olmo, tetapi tendangannya masih dapat diamankan Martinez.

Meski terus berada di bawah tekanan, Argentina mampu bertahan berkat penampilan luar biasa Emiliano Martinez. Kiper Aston Villa tersebut berkali-kali menggagalkan peluang emas Spanyol dari Yamal, Mikel Oyarzabal, Pedri, Marc Cucurella, hingga Nico Williams. Sepanjang pertandingan, Martinez tercatat melakukan belasan penyelamatan penting yang membuat Argentina tetap bertahan hingga babak tambahan.

Sebaliknya, lini serang Argentina yang sepanjang turnamen tampil produktif justru kesulitan mengembangkan permainan. Ketatnya pertahanan Spanyol membuat Lionel Messi dan rekan-rekannya nyaris tidak memperoleh peluang berbahaya. Bahkan, Argentina gagal mencatatkan satu pun percobaan tembakan selama 90 menit waktu normal.

Situasi semakin sulit bagi Albiceleste ketika gelandang Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua pada penghujung waktu normal sehingga harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Bermain dengan 10 orang membuat Argentina lebih banyak bertahan menghadapi gelombang serangan Spanyol.

Di sisi lain, Lionel Scaloni juga kehilangan dua bek tengah andalannya akibat cedera. Lisandro Martinez harus ditarik keluar menjelang turun minum dan digantikan Nicolas Otamendi. Memasuki babak kedua, Cristian Romero juga tidak mampu melanjutkan pertandingan sehingga digantikan Facundo Medina.

Pada babak perpanjangan waktu, Spanyol terus meningkatkan intensitas serangan. Nico Williams sempat memiliki peluang melalui sundulan, sementara Mikel Merino juga nyaris mencetak gol. Setelah beberapa peluang gagal membuahkan hasil, Ferran Torres akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-106 dan membawa Spanyol unggul 1-0.

Argentina berusaha mengejar ketertinggalan pada sisa pertandingan, namun disiplin pertahanan Spanyol membuat upaya juara bertahan itu tidak membuahkan hasil. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan Spanyol kembali menjadi penguasa sepak bola dunia setelah penantian selama 16 tahun.

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan kebersamaan tim yang telah dibangun selama beberapa tahun terakhir.

“Saya sangat bangga dengan generasi pemain ini. Mereka memiliki kualitas luar biasa dan selalu bermain sebagai satu keluarga. Kami telah memenangkan segalanya dan ini adalah kebanggaan besar bagi Spanyol,” ujar De la Fuente.

Sementara itu, pelatih Argentina Lionel Scaloni mengakui timnya telah memberikan seluruh kemampuan yang dimiliki meski gagal mempertahankan gelar juara dunia. Ia juga menyebut kekalahan tersebut menjadi momen yang menyakitkan, namun berharap dapat menjadi pelajaran untuk masa depan tim nasional Argentina. (nhd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini