KEDIRI, (KUBUS.ID) – Peran kader PKK kembali ditegaskan sebagai garda terdepan perubahan perilaku masyarakat. Hal itu mengemuka dalam Lomba Penyuluhan 10 Program Pokok PKK yang digelar Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri di Ruang Rapat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), Komplek Pendopo Panjalu Jayati.
Kegiatan yang diikuti Ketua Tim Penggerak PKK desa se-Kabupaten Kediri tersebut tidak semata menjadi ajang adu kepiawaian berbicara. Lebih dari itu, lomba ini dirancang untuk mengukur efektivitas peran kader dalam menjawab isu-isu strategis yang dihadapi keluarga di tingkat desa.
Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito—akrab disapa Mbak Cicha—menyebut, tema penyuluhan kali ini sangat kontekstual dengan tantangan kehidupan masyarakat saat ini. Tiga isu utama menjadi sorotan, yakni pola asuh anak di era digital, kesehatan pangan keluarga, serta pencegahan stunting.
“Saya berharap lomba ini tidak hanya mencari siapa yang terbaik, tetapi menjadi cermin sejauh mana kerja kita berdampak langsung pada masyarakat,” tegas Mbak Cicha.
Salah satu perhatian serius diarahkan pada fenomena anak yang semakin lekat dengan gawai. Istri Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana itu mengingatkan, teknologi tidak boleh menggantikan peran komunikasi hangat dalam keluarga.
“Pendampingan orang tua jauh lebih penting daripada sekadar memberikan handphone agar anak tenang. Di sini peran ibu dan kader PKK sangat krusial untuk mengedukasi batasan penggunaan gadget yang sehat,” ujarnya.
Dalam penanganan stunting, Mbak Cicha menekankan bahwa solusi tidak cukup berhenti pada pemberian makanan tambahan. Edukasi berkelanjutan, pendampingan ibu hamil, serta pemantauan tumbuh kembang balita harus berjalan beriringan. Menurutnya, kader PKK desa merupakan pihak yang paling memahami kondisi lapangan sekaligus menjadi ujung tombak intervensi.
“Keberhasilan kegiatan ini bukan ditentukan oleh pemenang lomba, melainkan oleh perubahan nyata di keluarga. Orang tua paham pola asuh yang tepat, ibu mampu mengolah makanan bergizi, dan angka stunting terus menurun,” tandasnya.
Melalui lomba penyuluhan ini, TP PKK Kabupaten Kediri optimistis 10 Program Pokok PKK dapat diimplementasikan secara konkret hingga unit terkecil masyarakat, yakni keluarga, demi terwujudnya Kabupaten Kediri yang lebih sejahtera.(atc/adr)































