
KEDIRI, (KUBUS.ID) – Usai tiga pekan digelar, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) resmi menutup rangkaian kegiatan Operasi Pasar Murni (OPM) Ramadan 2026. Penutupan digelar di Ngronggo Sport Center pada Jumat (13/3) dan tetap disambut antusias oleh warga.
Program yang bertujuan menjaga stabilitas harga bahan pokok tersebut telah berlangsung sejak 25 Februari hingga 13 Maret 2026. Selama hampir tiga pekan, OPM digelar di berbagai kelurahan di Kota Kediri untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kepala Disperdagin Kota Kediri, M. Ridwan, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Antusiasme masyarakat di setiap lokasi juga terpantau tinggi, menandakan program ini sangat dinantikan oleh warga.
Meski demikian, Disperdagin tetap akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah kegiatan berakhir. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan langkah pengendalian harga yang dilakukan pemerintah benar-benar efektif.
“Kami akan melakukan evaluasi secara menyeluruh agar kegiatan ini benar-benar memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat serta mampu membantu mengendalikan inflasi di Kota Kediri,” ujar Ridwan.
Ia menambahkan, OPM merupakan agenda rutin tahunan pemerintah daerah. Melihat efektivitasnya dalam membantu menekan harga bahan pokok, kegiatan serupa direncanakan kembali digelar pada akhir tahun mendatang untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang Natal dan Tahun Baru.
Pelaksanaan OPM di Ngronggo Sport Center juga mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Salah satunya Vita, warga Kelurahan Ngronggo, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini, terutama menjelang Idul Fitri.
“Senang sekali dan sangat terbantu dengan adanya OPM ini. Apalagi momennya menjelang Lebaran, biasanya harga di pasar mulai naik. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus diadakan setiap tahun,” ungkapnya.(sof/adr)
































