Beranda Kediri Raya Bupati Kediri Berikan Bantuan Biaya Sekolah, Modal Usaha hingga Renovasi Rumah untuk...

Bupati Kediri Berikan Bantuan Biaya Sekolah, Modal Usaha hingga Renovasi Rumah untuk Lansia Penopang Tiga Cucu

1317

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menunjukkan komitmen nyata dalam menjamin kesejahteraan warganya dengan mengunjungi kediaman pasangan suami istri, Putut (56) dan Solekah (50). Pasangan yang bekerja serabutan ini kini memikul beban berat setelah putri mereka wafat sebulan lalu, sementara sang ayah dari cucu-cucu mereka memilih untuk menelantarkan keluarga. Di tengah keterbatasan ekonomi, mereka harus menghidupi tiga cucu yang masih balita serta seorang anak kandung yang masih duduk di bangku kelas 12 SMA.

Melihat kondisi tersebut, Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kedir memberikan respons cepat dengan menyalurkan bantuan sosial dan modal usaha bagi keluarga ini. Tak hanya itu, Mas Dhito juga menginstruksikan renovasi untuk beberapa titik rumah Putut dan Solekah yang mengalami kerusakan cukup parah. Langkah ini diambil agar keluarga tersebut dapat tinggal di lingkungan yang lebih layak dan aman, terutama bagi cucu-cucu mereka yang masih berusia 6 tahun dan sikembar berusia 2,5 tahun.

Terkait perilaku ayah dari para cucu yang tidak memberikan nafkah selama hampir satu tahun, Mas Dhito memberikan peringatan keras. Beliau menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kediri tidak akan mentoleransi tindakan penelantaran anak. Jika sang ayah memiliki KTP Kabupaten Kediri, maka seluruh akses terhadap pelayanan publiknya akan diblokir sebagai konsekuensi logis dari pengabaian tanggung jawab sebagai orang tua.

“Ayah dari anak-anak ini sudah tidak menafkahi selama satu tahun. Saya tegaskan, apabila dia ber-KTP Kabupaten Kediri, maka dia akan di-blacklist dari semua pelayanan publik. Ini adalah konsekuensi atas penelantaran anak,” tegas Mas Dhito.

Ia juga menambahkan bahwa pendidikan cucu pertama akan dijamin oleh pemerintah daerah.
“Biaya sekolah cucu yang pertama akan kami tanggung. Kami proyeksikan masuk ke Sekolah Rakyat, namun tentu akan kami lakukan pengkajian lebih lanjut agar tepat sasaran.”

Selain infrastruktur dan pendidikan, Mas Dhito menekankan bahwa kemandirian ekonomi adalah kunci utama keberlangsungan hidup keluarga ini. Mengetahui Solekah memiliki keterampilan membuat madu mongso dan sambal pecel, bantuan modal usaha akan diberikan secara masif dan cepat. Program ini nantinya akan mencakup pendampingan serta pengawasan hingga usaha tersebut benar-benar stabil dan mampu menghasilkan pendapatan rutin untuk memenuhi kebutuhan harian mereka.

“Yang terpenting adalah bantuan modal usaha. Karena Bu Solekah punya keterampilan membuat madu mongso dan sambal pecel, bantuan akan segera kami berikan secara masif. Akan diarahkan dan diawasi sampai benar-benar bisa mengelola dan menghasilkan pendapatan sendiri,” ujar Mas Dhito.

Mendapatkan bantuan yang menyeluruh tersebut, Putut dan Solekah tak mampu membendung rasa haru dan syukur mereka di hadapan sang Bupati.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Mas Dhito atas perhatian dan kepeduliannya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk terus menyambung hidup dan membesarkan cucu-cucu kami,” ungkap Solekah dan Putut.

Bagi mereka, dukungan ini merupakan harapan baru untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi cucu-cucu yang kini menjadi tanggung jawab penuh mereka.(sof)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini