Beranda Kediri Raya Mas Dhito Salurkan Traktor dan Benih Jagung, Wujud Nyata Perkuat Ketahanan Pangan...

Mas Dhito Salurkan Traktor dan Benih Jagung, Wujud Nyata Perkuat Ketahanan Pangan Kabupaten Kediri

1056

Kediri (KUBUS.ID) – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian di wilayah Kabupaten Kediri. Pria yang akrab disapa Mas Dhito tersebut menyalurkan bantuan berupa satu unit traktor roda empat kepada Kelompok Tani Sumber Mulyo Kerto Tani Makmur, serta bantuan benih jagung untuk Kelompok Tani Amarto Mukti di Kecamatan Ngadiluwih.

Penyerahan ini merupakan rangkaian dari distribusi bantuan alat mesin pertanian yang sebelumnya telah menyasar berbagai kecamatan lain. Penyaluran di Ngadiluwih ini melengkapi total 36 unit traktor yang telah didistribusikan Pemerintah Kabupaten Kediri ke berbagai wilayah.

Selain alat berat, Mas Dhito juga menyerahkan sedikitnya 3,3 ton benih jagung unggul khusus untuk para petani di Kecamatan Ngadiluwih. Langkah ini diambil guna memastikan produktivitas lahan pertanian tetap terjaga di tengah tantangan iklim dan ekonomi.

Dalam sambutannya, Mas Dhito menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendampingi perjuangan para petani di lapangan. Ia berharap bantuan ini menjadi pelecut semangat bagi kelompok tani untuk meningkatkan hasil panen demi mewujudkan swasembada pangan daerah.

“Semoga kami bisa terus memberikan support kepada para petani, baik berupa alat maupun benih, demi terwujudnya ketahanan pangan di Kabupaten Kediri,” ujar Mas Dhito.

Namun, Bupati muda ini juga memberikan peringatan keras terkait pemeliharaan aset negara tersebut. Ia tidak ingin melihat bantuan alat pertanian hanya teronggok di gudang atau bahkan disalahgunakan oleh oknum tertentu.

“Kalau sudah dikasih bantuan alat, harus benar-benar dimanfaatkan dan dirawat dengan baik. Jangan sampai justru digunakan tidak sesuai peruntukannya,” tegasnya.

Momen penyerahan bantuan tersebut juga dimanfaatkan Mas Dhito untuk berdialog langsung dengan para petani. Dalam sesi tersebut, muncul tiga aspirasi utama yang disampaikan perwakilan kelompok tani. Aspirasi pertama mengenai kebutuhan combine harvester atau alat panen modern langsung direspon oleh Bupati dengan janji realisasi pada anggaran tahun depan.


Aspirasi kedua datang dari Sugi, perwakilan petani yang mengeluhkan kendala saat masa tanam padi. Sugi secara langsung meminta bantuan alat bantu tanam padi agar proses pengerjaan sawah bisa lebih efisien dan cepat. Mas Dhito pun memberikan jawaban yang mengejutkan bagi para petani karena bantuan tersebut akan dikirimkan dalam waktu yang sangat singkat.

“Kami sangat berterima kasih karena Pak Bupati langsung merespon. Tadi saya minta alat bantu tanam padi, dan Mas Dhito bilang langsung direalisasikan minggu depan. Ini sangat membantu kami yang sering kesulitan tenaga kerja saat musim tanam tiba,” ungkap Sugi.

Terakhir, Bajuri menyampaikan keresahan para petani tebu terkait serangan hama yang mulai mengkhawatirkan. Menanggapi hal itu, Mas Dhito menginstruksikan Dinas Pertanian untuk segera turun ke lapangan minggu ini.

“Masalah hama tebu ini sangat mendesak. Saya minta minggu ini Dinas Pertanian segera menindaklanjuti instruksi saya untuk pembasmian hama agar petani kami tidak merugi,” pungkas Mas Dhito.(sof)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini