TULUNGAGUNG, (KUBUS.ID) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung memastikan gelaran car free day (CFD) ditiadakan selama Ramadan. Sebagai gantinya, para pedagang diarahkan untuk membuka lapaknya di pasar takjil di GOR Lembu Peteng.
Kabid Keselamatan Jalan Dishub Kabupaten Tulungagung, Mohani menerangkan bahwa opsi untuk membuka CFD selama Ramadan dinilai kurang efektif.
“Pelaksanaan car free day (CFD) di Tulungagung selama bulan Ramadan ini karena car free day ini kan pengertiannya identik dengan UMKM jualan. Terkait dengan bulan puasa, maka tidak ada jualan di waktu car free day itu,” bebernya.
Tapi, lanjut Mohani, hanya aktivitas jual-beli pagi hari yang ditiadakan setiap Minggu pagi di Ramadan. Sedangkan spot CFD sekitar alun-alun dan simpang empat TT tetap dibuka untuk aktivitas olahraga bagi masyarakat umum.
“Untuk aktivitas tetap kalau yang olahraga sekitar Bundaran Alun-alun dan sebagainya tetap berjalan,” jelasnya.
Sebagai gantinya, para pedagang di CFD yang tergabung dalam paguyuban dialihkan untuk mengisi spot di pasar takjil di GOR Lembu Peteng. Bedanya, jika biasanya pedagang di paguyuban CFD hanya berjualan setiap Minggu pagi di CFD, kini mereka bisa buka setiap sore selama Ramadan.
Pantauan di lapangan, aktivitas jual-beli di pasar takjil GOR Lembu Peteng terbilang ramai. Jumlah pembeli makin meningkat begitu menjelang waktu berbuka puasa.
“Karena dialihkan kegiatan jual UMKM itu di GOR, waktunya sore hari,” kata Mohani.
Maka, Minggu 1 Maret besok dipastikan kawasan di sekitar titik 0 kilometer, simpang empat TT, dan alun alun bakal kembali steril dari aktivitas jual-beli CFD seperti Minggu lalu.
Sayangnya, hingga berita ini ditulis, ketua Forum UMKM Tulungagung yang juga menjadi koordinator pedagang CFD, belum dapat dihubungi untuk dimintai keterangan.(dit/adr)

































