KUBUS.ID – Hari libur dulu adalah waktu untuk berhenti. Waktu untuk benar-benar melepaskan diri dari rutinitas. Namun sekarang, hari libur justru sering terasa sama sibuknya dengan hari biasa.
Kita tetap membuka pekerjaan. Tetap membalas pesan. Tetap merasa harus produktif. Bahkan saat beristirahat pun, kita merasa perlu “mengisi” waktu dengan sesuatu.
Akibatnya, tubuh berhenti bekerja, tapi pikiran tidak pernah benar-benar tenang.
Beberapa hal yang sering terjadi:
• merasa bersalah saat tidak produktif
• tetap memikirkan pekerjaan saat libur
• menghabiskan waktu libur dengan layar
• merasa lelah meski sudah “istirahat”
• sulit benar-benar rileks
Hari libur kehilangan fungsinya karena kita tidak benar-benar berhenti.
Padahal istirahat bukan kemalasan.
Istirahat adalah kebutuhan.
Karena tanpa jeda yang nyata, hidup hanya terasa seperti pekerjaan yang terus berjalan tanpa akhir.
































