KUBUS.ID – Pemerintah Kabupaten Tulungagung saat ini tengah mematangkan berbagai persiapan teknis jelang keberangkatan ribuan jemaah haji yang tergabung ke dalam sejunlah kloter.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Tulungagung, M Makrus Mannan menyampaikan bahwa rombongan besar jemaah haji Tulungagung dijadwalkan mulai bertolak menuju asrama haji pada 17 dan 18 Juni mendatang.
“Insyaallah jemaah besar kita yang masuk dalam kloter 102, 103, 104, dan 105 itu berangkat tanggal 17 dan 18. Jadi masuk asrama yang 102 itu jam 9 malam, akan kita berangkatkan jam 4 sore,” terangnya.
Makrus menjelaskan bahwa pihaknya telah menyediakan 29 unit bus untuk mengangkut total 29 rombongan jemaah. Penggunaan satu perusahaan otobus (PO) yang sama dipilih untuk mempermudah manajemen armada saat proses pemberangkatan berlangsung.
“Jelasnya kita telah menyiapkan 29 bus total untuk 29 rombongan. Kenapa kita mau satu PO, ya memang kita menunjuk nanti itu kan lebih mudah untuk koordinasi,” paparnya.
Terkait pendampingan jemaah, terdapat lima orang Petugas Haji Daerah (PHD) yang akan bertugas pada tahun ini. Komposisi petugas tersebut terdiri dari tiga tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan, satu orang dari unsur perguruan tinggi, serta satu orang tokoh agama.
Mengenai pembiayaan, anggaran PHD diperkirakan berada di angka Rp 100 juta setelah adanya langkah efisiensi dari rencana awal.
“PHD-nya kalau tidak salah sekitaran itu. Ada 150 juta kemarin kalau tidak salah. Tapi tidak tahu kemarin infonya kayaknya teman-teman mau diefisiensi tinggal 100 juta. Jadi nanti 20-an juta per orang,” jelasnya.
Selain persiapan personel dan armada bus, urusan logistik berupa koper jemaah juga menjadi perhatian utama. Sebanyak empat armada truk disiapkan untuk membawa barang bawaan jemaah menuju embarkasi pada H-1 keberangkatan.
“Angkutan koper insyaallah kita berangkatkan satu hari sebelumnya, H-1 dari semua kloter yang ada. Insyaallah tanggal 16 nanti kita berangkat, sudah kita siapkan empat kendaraan Fuso,” sebutnya.
Seluruh jemaah haji rencananya akan dilepas secara resmi dari Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa. Makrus menambahkan bahwa agenda pemberangkatan ini dijadwalkan akan dilakukan langsung oleh Plt Bupati Tulungagung.
“Sampai saat ini tidak ada perubahan jadwal. Nanti insyaallah tanggal 17 sore hari, yang juga tanggal 17 sore hari sama malam hari atau dini hari,” tandasnya.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Kemenhaj Tulungagung, total ada sekitar 1.167 jemaah calon haji (JCH) asal Tulungagung yang terbagi ke dalam beberapa kloter, yakni kloter 102, 103, 104, dan sebagian masuk dalam kloter 105. (dit/stm)
































