Beranda Kediri Raya Pasca Penertiban, Puluhan Pedagang Kaki Lima di Jalan Sam Ratulangi Mulai Masuk...

Pasca Penertiban, Puluhan Pedagang Kaki Lima di Jalan Sam Ratulangi Mulai Masuk ke Pasar Setono Betek Kota Kediri

3

KUBUS.ID – Langkah tegas Pemerintah Kota Kediri dalam melakukan normalisasi di sepanjang Jalan Sam Ratulangi membuahkan hasil signifikan. Setelah melalui tahap sosialisasi hingga puncaknya pada aksi penertiban kemarin, mayoritas pedagang yang sebelumnya berjualan di luar area resmi kini telah bersedia pindah dan menempati lapak di dalam Pasar Setono Betek.

Berdasarkan data yang dihimpun, dari total sekitar 80 pedagang yang kerap melakukan transaksi jual beli di pinggir jalan, saat ini lebih dari 60 pedagang sudah resmi masuk ke area dalam pasar. Hal ini menunjukkan tingkat kesadaran yang tinggi dari para pedagang untuk mendukung penataan kota agar lebih rapi dan bebas dari kemacetan.

Direktur Utama PD Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Djauhari Lutfi, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama para pedagang. Ia menegaskan bahwa pihak pengelola telah menjamin ketersediaan tempat bagi mereka yang terdampak normalisasi tersebut agar tetap bisa menyambung hidup dengan layak.

“Kami sangat berharap semua penjual bisa masuk ke dalam pasar tanpa terkecuali, dan kami sudah siapkan lapak-lapak yang representatif untuk dipergunakan berjualan kembali,” ujar Lutfi.

Di dalam Pasar Setono Betek sendiri, lapak pedagang dibagi ke dalam tiga kategori tempat, yakni kios, los, dan pelataran. Untuk meringankan beban pedagang, pihak pengelola menetapkan jasa pelayanan iuran yang sangat terjangkau, yaitu sebesar Rp2.500 per hari untuk setiap orangnya.

Lutfi menambahkan bahwa program normalisasi dan penertiban pedagang ini tidak akan berhenti di Pasar Setono Betek saja. Ke depannya, PD Pasar Joyoboyo berencana melakukan penataan serupa di seluruh pasar yang ada di wilayah Kota Kediri guna memastikan fungsi pasar kembali optimal dan tidak mengganggu fasilitas umum.

“Rencananya penataan ini akan dilakukan tidak hanya di Pasar Setono Betek saja, tetapi juga akan kami terapkan di pasar-pasar di seluruh Kota Kediri secara bertahap,” tambah Lutfi.

Selain penataan lapak, pihak pengelola juga melakukan inovasi pada sistem perparkiran untuk menarik minat pembeli agar mau berbelanja ke dalam pasar. Salah satu kebijakan unggulannya adalah sistem satu kali bayar parkir yang berlaku sepanjang hari di seluruh pasar di bawah naungan Perumda Pasar Joyoboyo.

“Masyarakat jangan ragu-ragu untuk ke pasar, karena parkir di pasar seluruh Kota Kediri hanya bayar satu kali sehari selagi karcis parkir masih ada, sehingga mobilitas pasar akan terus terjaga,” pungkas Lutfi.(sof/stm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini