Beranda Kediri Raya Prediksi Puncak Arus Mudik di Terminal Tulungagung Tembus 4.000 Penumpang, Belasan Bus...

Prediksi Puncak Arus Mudik di Terminal Tulungagung Tembus 4.000 Penumpang, Belasan Bus Cadangan Disiagakan

10
Suasana Terminal Gayatri Tulungagung jelang lebaran (Foto: Redaksi)

TULUNGAGUNG, (KUBUS.ID) – Geliat arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung mulai menunjukkan tanda-tanda peningkatan. Pihak pengelola juga mulai memetakan periode krusial terjadinya penumpukan massa.

Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas hilir mudik bus antarkota dalam provinsi (AKDP) maupun antarkota antarprovinsi (AKAP) masih didominasi oleh penumpang reguler. Rata-rata kedatangan penumpang harian saat ini masih bertahan di angka 2.000 orang, yang mana jumlah tersebut dinilai masih dalam batas normal untuk operasional harian terminal.

Wassatpel Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung, Yono menjelaskan bahwa pergerakan penumpang masuk ke Tulungagung diprediksi akan mengalami grafik peningkatan yang tajam dalam waktu dekat. Hal ini mengingat masa libur bersama yang segera tiba.

“Sampai saat ini di Terminal Gayatri masih terpantau landai lancar,” kata Yono.

Pihaknya memprediksi bahwa gelombang pemudik akan mencapai puncaknya pada tanggal 18 Maret mendatang. Sebaliknya, untuk arus balik menuju kota-kota besar, diperkirakan akan memadati terminal pada 25 Maret 2026.

Pada momen puncak mudik tersebut, jumlah kedatangan penumpang dari berbagai wilayah, terutama dari arah Surabaya, diperkirakan akan melonjak hingga dua kali lipat dari hari biasanya.

“Tanggal 18 (Maret) prediksi puncak mudik. (Volume penumpang) bisa capai 4.000 lebih,” tegasnya.

Bus cadangan disiagakan untuk antisipasi lonjakan jumlah pemudik di Terminal Gayatri Tulungagung
Bus cadangan disiagakan untuk antisipasi lonjakan jumlah pemudik di Terminal Gayatri Tulungagung (Foto: Redaksi)

Terkait distribusi penumpang, Yono menyebutkan bahwa volume kedatangan masih mendominasi dibandingkan angka keberangkatan. Sejauh ini, tren yang terbaca adalah banyaknya warga Tulungagung yang bekerja di luar daerah mulai kembali, dengan titik keberangkatan terbanyak berasal dari Surabaya.

Mengantisipasi terjadinya penumpukan penumpang akibat keterlambatan armada atau lonjakan drastis, pihak terminal telah melakukan langkah mitigasi dengan menjalin komunikasi bersama persuahaan penyedia jasa perjalanan bus atau PO. Salah satunya adalah penyediaan armada tambahan untuk menjamin kelancaran mobilisasi masyarakat.

“Terkait dengan momen angkutan lebaran ini, kita selalu berkoordinasi dengan PO-PO untuk ketersediaan armada cadangan apabila ada terjadi penumbuhan penumpang,” bebernya.

Hingga saat ini, sudah ada operator bus yang mulai mengajukan izin operasional tambahan guna meng-cover tingginya permintaan tiket. Tercatat, salah satu PO besar yakni Harapan Jaya telah menyiapkan belasan armada cadangan untuk rute jarak jauh.

“Sampai saat ini sudah ada pengajuan insidentil. Ada 13 (bus) AKAP, itu dari Harapan Jaya,” jelas Yono.(dit/adr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini