Beranda Kediri Raya Realisasi CKG Baru 25 Persen, Dinkes Tulungagung Kejar Target 46 Persen pada...

Realisasi CKG Baru 25 Persen, Dinkes Tulungagung Kejar Target 46 Persen pada 2026

1
Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, Desi Lusiana Wardani (Foto: Redaksi)

TULUNGAGUNG, (KUBUS.ID) – Realisasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Tulungagung sepanjang tahun lalu baru mencapai 25 persen dari target. Capaian ini menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung untuk dikejar pada tahun ini.

Kepala Dinkes Tulungagung, Desi Lusiana Wardani, mengatakan program nasional tersebut wajib didukung dan dilaksanakan secara optimal. Namun, hingga akhir tahun lalu, realisasinya masih jauh dari target.

“CKG adalah cek kesehatan gratis yang memang ini program nasional yang memang harus kita dukung dan harus kita laksanakan bagi masyarakat di saat terus terang capaian CKG saya belum mencapai target,” katanya.

Tahun ini, Dinkes menargetkan cakupan CKG sebesar 46 persen dari total populasi. Dengan jumlah penduduk Tulungagung sekitar 1,1 juta jiwa, berarti sedikitnya 500 ribu warga harus mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis agar target tersebut tercapai.

​”Target tahun ini 46 persen dan kita baru mencapai 25 persen (di tahun lalu). Jadi 20 persen harus kita genjot. Harapannya adalah setelah saya memberikan sosialisasi ini, mulai besok itu sudah ada masyarakat itu yang bisa datang ke puskesmas untuk CKG,” paparnya.

Desi juga menyoroti adanya kendala psikologis di tengah masyarakat yang juga jadi dalam pelaksanaan CKG.

Menurutnya, masih banyak warga yang merasa khawatir dan dihantui ketakutan jika nantinya hasil pemeriksaan justru mengungkap keberadaan penyakit tertentu di dalam tubuh mereka, sehingga banyak yang memilih untuk menghindari pemeriksaan sejak awal.

“Permasalahan utamanya justru ketakutan. Banyak yang khawatir jika diperiksa nanti justru ditemukan penyakit. Stigma ini harus kita hilangkan. Justru dengan CKG, penyakit bisa terdeteksi lebih dini sehingga bisa segera ditangani,” tegasnya.

Guna mempermudah jangkauan layanan, pihak Dinkes memastikan bahwa seluruh Puskesmas di Tulungagung siap melayani warga yang ingin melakukan cek kesehatan.

Bahkan, bagi kelompok masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan secara kolektif, Dinkes menyediakan skema khusus melalui pengajuan surat permohonan agar petugas medis dapat diterjunkan langsung ke lokasi yang lebih dekat dengan warga.

​”Bukan kami mempersulit. Tujuannya adalah supaya saya tahu lokasinya dan bisa mendiskusikan tugas tersebut ke puskesmas yang terdekat dengan permintaan warga tersebut,” bebernya.

​Mengingat besarnya populasi yang harus disasar, koordinasi antarwilayah menjadi kunci utama dalam mengejar target 46 persen tersebut. Angka ini mencakup hampir separuh dari total penduduk Tulungagung yang menyentuh angka 1,1 juta jiwa, sehingga partisipasi aktif warga sangat diharapkan untuk mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.

​”46 persen dari jumlah penduduk. Ada kurang lebih 500 ribu sekian orang, kalau penduduk kita di 1,1 juta (jiwa),” tandasnya.(dit/adr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini