Beranda Kediri Raya Satu Jemaah Tunda Berangkat, Kemenhaj Kabupaten Kediri Pastikan Proses Tertap Berjalan

Satu Jemaah Tunda Berangkat, Kemenhaj Kabupaten Kediri Pastikan Proses Tertap Berjalan

0

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Kediri memastikan, dalam memberikan pelayanan terbaik bagi calon jemaah haji, termasuk dalam penanganan administrasi penundaan keberangkatan tetap berjalan lancar. Hal ini menyusul adanya satu calon jemaah haji asal Kabupaten Kediri dari Kloter 109 yang terpaksa menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan.

Calon jemaah tersebut diketahui bernama Supriadi, warga Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Yang bersangkutan dinyatakan belum dapat berangkat pada musim haji tahun 2026 karena sakit, sehingga harus melalui proses administrasi penundaan yang telah ditangani secara cepat dan terkoordinasi oleh Kemenhaj Kabupaten Kediri.

Kasi Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kemenhaj Kabupaten Kediri, Mahfudzia Afindis, membenarkan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat resmi terkait penundaan keberangkatan tersebut ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenhaj Provinsi Jawa Timur.

“Kami sudah mengirimkan surat gagal tunda keberangkatan calon jemaah haji atas nama Supriadi ke Kanwil Jawa Timur. Saat ini kami masih menunggu keputusan lebih lanjut terkait pengganti dari kloter tersebut,” ujar Mahfudzia Afindis.

Lebih lanjut, Mahfudzia menegaskan bahwa Kemenhaj Kabupaten Kediri terus berupaya memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi, sekaligus memberikan kepastian bagi calon jemaah lainnya.

“Kami berkomitmen untuk memastikan setiap tahapan pelayanan jemaah haji, termasuk dalam kondisi khusus seperti ini, tetap berjalan tertib, transparan, dan sesuai prosedur yang berlaku,” tambahnya.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri juga turut berperan aktif dalam memastikan kondisi kesehatan calon jemaah yang bersangkutan terus dipantau secara intensif.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Bambang Triono Putro, menjelaskan bahwa kondisi Supriadi saat ini sudah berangsur membaik setelah mendapatkan penanganan medis.

“Untuk kondisi saat ini, yang bersangkutan sudah berada di rumah. Kegawatannya sudah tertangani di rumah sakit, dan sekarang dalam tahap pemulihan, terutama untuk gejala sisa berupa kelemahan pada tangan dan kaki yang masih membutuhkan fisioterapi,” jelas dr. Bambang Triono Putro.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan lanjutan guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

“Kami tetap melakukan pemantauan agar proses pemulihan berjalan dengan baik, sehingga ke depan yang bersangkutan dapat kembali dalam kondisi sehat,” imbuhnya.

Dengan koordinasi yang solid antara Kemenhaj Kabupaten Kediri dan Dinas Kesehatan, penanganan kasus ini menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji yang aman, tertib, dan berkelanjutan.(atc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini