KUBUS.ID – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memberikan penghargaan tinggi atas dedikasi para kader PKK desa yang telah bertahun-tahun menjadi garda terdepan dalam mendukung program pemerintah sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Dalam sambutannya pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten Kediri di Taman Hijau Simpang Lima Gumul, Sabtu (9/5), Mas Dhito menegaskan bahwa peran kader PKK sangat vital di tengah berbagai tantangan yang masih dihadapi daerah. Ia mengungkapkan, kondisi riil di lapangan menunjukkan masih adanya masyarakat yang hidup dalam keterbatasan, khususnya pada kelompok Desil 1 hingga 4 atau rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah. Permasalahan yang dihadapi pun beragam, bahkan sebagian masih bergantung pada bantuan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Setiap Pokja saya minta benar-benar mencermati dan memprioritaskan warga yang masuk kategori Desil 1 sampai 4,” tegasnya.
Tak hanya itu, Bupati Kediri juga menaruh perhatian khusus terhadap para kader PKK di tingkat desa yang tetap aktif mengabdi meski telah berusia di atas 50 tahun. Menurutnya, dedikasi mereka menjadi fondasi kuat dalam keberlangsungan program pemberdayaan masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi, dalam momentum tersebut diserahkan tali asih serta bantuan sembako kepada kader PKK yang telah mengabdi sekurang-kurangnya 15 tahun secara berkelanjutan.
“Peringatan HKG ini menjadi bukti bahwa kita mampu menghargai perjuangan panjang para kader yang telah berkontribusi besar bagi PKK,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, menyampaikan bahwa para kader selama ini konsisten hadir di tengah masyarakat. Mereka tidak hanya menjalankan program rutin, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai isu strategis, termasuk upaya percepatan penanganan stunting.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader PKK desa yang telah dengan tulus mengabdikan diri,” ungkapnya.
Rangkaian puncak HKG PKK ke-54 juga diramaikan dengan kegiatan expo yang menampilkan berbagai produk unggulan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mendorong kemandirian ekonomi perempuan sekaligus memperluas jangkauan promosi produk lokal agar semakin dikenal oleh masyarakat luas.(atc/stm)
































