Beranda Nasional Harga Ayam Hidup Anjlok, Kementan Minta Pelaku Usaha Serap Hasil Peternak

Harga Ayam Hidup Anjlok, Kementan Minta Pelaku Usaha Serap Hasil Peternak

1038

KUBUS.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) mengambil langkah untuk mengatasi anjloknya harga ayam hidup (livebird) di tingkat peternak yang terjadi akibat pasokan lebih tinggi dibanding permintaan pasar.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementan, Hary Suhada, mengatakan pemerintah mendorong pelaku usaha menyerap ayam hidup langsung dari peternak agar harga tidak terus merosot dan usaha peternakan tetap berjalan.

Selain itu, Kementan juga mengendalikan produksi day old chicken (DOC) broiler agar pasokan ayam di pasaran lebih seimbang dengan kebutuhan.

Menurut Hary, keberhasilan menjaga stabilitas harga tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh pelaku usaha, mulai dari integrator, peternak, hingga distributor.

Di sisi lain, peternak mengaku kondisi saat ini sangat memprihatinkan. Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo) menyebut harga ayam hidup di sejumlah daerah, khususnya Jawa Barat, turun hingga Rp13.000–Rp14.000 per kilogram, jauh di bawah harga pokok produksi (HPP) yang kini mencapai Rp22.000–Rp23.000 per kilogram akibat meningkatnya biaya produksi. (rif)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini