Beranda Kediri Raya Antisipasi Kemarau, Bupati Kediri Perkuat Dukungan Pengairan dan Sarana Pertanian untuk Petani

Antisipasi Kemarau, Bupati Kediri Perkuat Dukungan Pengairan dan Sarana Pertanian untuk Petani

2133

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Komitmen Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam menjaga ketahanan pangan terus diwujudkan melalui berbagai program yang berpihak kepada petani. Menghadapi potensi musim kemarau panjang, Mas Dhito memastikan pemerintah Kabupaten Kediri hadir dengan langkah nyata untuk menjamin ketersediaan air irigasi sekaligus memenuhi kebutuhan sarana produksi pertanian.

Beragam kebijakan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Kediri tidak hanya difokuskan pada upaya menjaga produktivitas lahan, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui kemudahan akses terhadap kebutuhan pertanian.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri, Sukadi, mengatakan sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pembangunan yang mendapat perhatian penuh dari Bupati Kediri. Karena itu, berbagai strategi terus dijalankan agar produktivitas pertanian tetap terjaga meski menghadapi tantangan musim kemarau.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat sinergi dengan Pertamina dan PLN. Kerja sama dengan Pertamina difokuskan untuk memastikan ketersediaan solar bersubsidi bagi petani, sedangkan koordinasi dengan PLN dilakukan guna mendukung program listrik masuk sawah yang dibutuhkan untuk pengoperasian sumur submersible.

“Kami dengan Pertamina selalu berkomunikasi dan berkoordinasi, bahwasanya terkait dengan kebutuhan solar ini, kami minta untuk petani diprioritaskan. Dengan PLN juga, terkait program sumur submersible itu karena butuh listrik besar,” ujar Sukadi usai penyaluran bantuan benih jagung pada 30 Juni 2026.

Atas arahan Bupati Kediri, pelayanan kepada petani juga terus dipermudah. Salah satunya melalui penyederhanaan proses penerbitan rekomendasi pembelian solar bersubsidi. Jika sebelumnya petani harus datang langsung ke Dispertabun, kini pengajuan cukup dilakukan melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

PPL akan membantu proses administrasi hingga rekomendasi diterbitkan. Setelah seluruh persyaratan dinyatakan lengkap, termasuk surat keterangan dari pemerintah desa, rekomendasi dapat diterbitkan pada hari yang sama sehingga petani segera memperoleh barcode pembelian BBM bersubsidi.

“Rekom dari kami, hari itu juga kita akan kirim ke PPL untuk dicetak dan dikirimkan ke petani. Jadi sehari, mereka sudah bisa mendapatkan barcode solar bersubsidi,” jelas Sukadi.

Meski prosedur dipercepat, pengawasan terhadap pemanfaatan solar bersubsidi tetap dilakukan secara ketat agar penggunaannya tepat sasaran, yakni untuk operasional pompa air, mesin diesel, maupun alat dan mesin pertanian (alsintan).

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Kediri juga memperkuat infrastruktur pengairan dengan membangun sekitar 380 titik sumur submersible pada tahun 2026. Pembangunan tersebut berasal dari dukungan anggaran pemerintah pusat maupun daerah dan akan dimanfaatkan oleh kelompok tani di berbagai wilayah Kabupaten Kediri.

“Kami dengan PLN Kediri maupun Mojokerto kami selalu berkomunikasi, berkoordinasi terkait kebutuhan petani masalah listrik untuk diprioritaskan,” tambah Sukadi.

Selain memperkuat sistem irigasi, Mas Dhito juga terus berupaya menekan biaya produksi pertanian melalui penyaluran bantuan benih. Sepanjang tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kediri menyalurkan 200 ton benih jagung yang diperuntukkan bagi lahan seluas sekitar 13.300 hektare.

Tak berhenti pada bantuan benih, Bupati Kediri juga memastikan dukungan terhadap petani akan terus berlanjut melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian sebagai upaya meningkatkan efisiensi pengolahan lahan.

“Kita tidak berhenti di sini, karena setelah benih kita masih memiliki bantuan nanti Alsintan, jumlahnya nanti ditunggu saja,” tegas Mas Dhito.

Melalui berbagai program tersebut, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan daerah. Sinergi penyediaan irigasi, kemudahan akses BBM bersubsidi, pembangunan sumur submersible, hingga bantuan benih dan alsintan menjadi wujud nyata keberpihakan Pemerintah Kabupaten Kediri terhadap petani agar tetap produktif sekaligus semakin sejahtera di tengah tantangan musim kemarau.(atc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini