Surabaya, (KUBUS.ID) – BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Timur pada 18-22 Juni 2026. Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,5 hingga 2,5 meter dan berpotensi terjadi di sepanjang pesisir selatan, mulai Pacitan, Trenggalek, hingga Banyuwangi.
Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Arif Wiyono, mengatakan kondisi tersebut dipicu oleh angin yang bertiup cukup kencang di perairan selatan Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan laut lepas. “Angin cukup kencang sehingga berdampak pada ketinggian gelombang yang bisa mencapai sekitar 2,5 meter,” kata Arif kepada Radio Andika.
BMKG mengimbau nelayan dan operator kapal untuk meningkatkan kewaspadaan. “Kami memperhatikan keselamatan para nelayan, sehingga mengeluarkan peringatan dini ini. Kapal-kapal yang melintas di wilayah tersebut juga perlu waspada,” ujarnya. (rif)































